Akademisi Fakultas Teknobiologi UBAYA Dipercaya Jadi Juri Lomba Peneliti Pelajar Pemkot Surabaya

waktu baca 3 menit
Dua orang dosen Fakultas Teknobiologi (FTb) Universitas Surabaya (UBAYA), yakni Yayon Pamula Mukti, S.TP., M.Eng. dan Fenny Irawati, S.Si., M.Si. dipercaya menjadi bagian dari tim juri bidang Ilmu Hayati dan Fisika dalam LPPS 2022 jenjang SMP/MTs Negeri/Swasta Kota Surabaya.

SURABAYA-KEMPALAN: Setelah sempat vakum sekitar dua tahun akibat pandemi, Dinas Pendidikan Kota Surabaya kembali menggelar babak semifinal dan final Lomba Peneliti Pelajar Surabaya (LPPS) 2022 jenjang SMP/MTs Negeri/Swasta Kota Surabaya secara luring pada 6-7 Oktober 2022.

Dua orang dosen Fakultas Teknobiologi (FTb) Universitas Surabaya (UBAYA), yakni Yayon Pamula Mukti, S.TP., M.Eng. dan Fenny Irawati, S.Si., M.Si. dipercaya menjadi bagian dari tim juri bidang Ilmu Hayati dan Fisika dalam LPPS 2022 jenjang SMP/MTs Negeri/Swasta Kota Surabaya.

LPPS merupakan salah satu agenda rutin Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang bertujuan mencari bibit-bibit baru peneliti belia yang unggul di bidangnya. LPPS terdiri atas enam bidang yaitu Fisika, Ilmu Hayati, Lingkungan, Sosial, Matematika, dan Komputer. Walaupun babak penyisihan LPPS (17-23 September 2022) kali ini masih dilaksanakan secara daring, tingginya animo siswa maupun guru terlihat dari banyaknya jumlah peserta yang berhasil masuk ke babak semifinal maupun final untuk masing-masing bidang setelah lolos dari seleksi yang cukup ketat di babak penyisihan.

Semifinal dan final LPPS 2022 bertempat di Balai Pemuda Surabaya. Pameran poster yang merupakan bagian dari babak semifinal menghadirkan puluhan poster kreatif nan cantik berisi topik-topik penelitian yang cukup menarik di masing-masing bidang yang dilombakan. Para peserta yang relatif masih berusia belia pun terlihat cukup percaya diri ketika ditanya oleh para juri yang berkeliling ke area pameran tiap peserta. Beberapa peserta bahkan membawa prototipe produk hasil karya mereka untuk dipamerkan pada para juri.

Dua orang dosen Fakultas Teknobiologi (FTb) Universitas Surabaya (UBAYA), yakni Yayon Pamula Mukti, S.TP., M.Eng. dan Fenny Irawati, S.Si., M.Si. dipercaya menjadi bagian dari tim juri bidang Ilmu Hayati dan Fisika dalam LPPS 2022 jenjang SMP/MTs Negeri/Swasta Kota Surabaya.

Final LPPS yang berlangsung hari ini, 7 Oktober 2022, menghadirkan total 150 tim dari enam bidang yang dilombakan. Rincian peserta yang masuk ke final untuk tiap bidang adalah 15 tim untuk Komputer, 22 tim untuk Matematika, 23 tim untuk Fisika serta masing-masing 30 tim untuk Ilmu Hayati, Lingkungan, dan Sosial.

Setelah para finalis melewati sesi presentasi dan diskusi dengan para juri, maka perwakilan dari SMP Kristen Bethel Sulung Tiga berhasil menjadi juara pertama bidang Fisika. Juara pertama bidang Ilmu Hayati jatuh ke tangan perwakilan dari SMPN 6 sedangkan juara pertama bidang Lingkungan jatuh ke tangan perwakilan dari SMP Kristen Gloria 2. Bidang Sosial dimenangkan oleh perwakilan dari SMP Katolik Santa Clara. Sementara itu, perwakilan dari SMP Kristen Cita Hati West berhasil menjadi juara bidang Matematika sedangkan juara pertama bidang Komputer jatuh ke tangan perwakilan dari SMPN 3.

Dua orang dosen Fakultas Teknobiologi (FTb) Universitas Surabaya (UBAYA), yakni Yayon Pamula Mukti, S.TP., M.Eng. dan Fenny Irawati, S.Si., M.Si. dipercaya menjadi bagian dari tim juri bidang Ilmu Hayati dan Fisika dalam LPPS 2022 jenjang SMP/MTs Negeri/Swasta Kota Surabaya.

Dua orang dosen Fakultas Teknobiologi (FTb) Universitas Surabaya (UBAYA), yakni Yayon Pamula Mukti, S.TP., M.Eng. dan Fenny Irawati, S.Si., M.Si. dipercaya menjadi bagian dari tim juri bidang Ilmu Hayati dan Fisika dalam LPPS 2022 jenjang SMP/MTs Negeri/Swasta Kota Surabaya. Yayon dan Fenny mengungkapkan bahwa mereka bangga bisa menjadi bagian dari acara ini.

Yayon dan Fenny juga berharap semoga kelak ada lebih banyak lagi acara semacam ini untuk memberi kesempatan bagi munculnya bibit-bibit belia yang mampu menunjukkan karya para calon generasi penerus bangsa dan membuktikan bahwa usia remaja bukanlah halangan untuk bisa berprestasi. Keterlibatan aktif dua orang staf dosen FTb UBAYA ini semakin membuktikan eksistensi dan peran nyata FTb UBAYA bagi masyarakat.  (*)

Editor: Freddy Mutiara

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *