Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 20:50 WIB
Surabaya
--°C

Polling Tidak Biasa, Kreativitas Mengolok-olok Nalar

KEMPALAN: Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, hasil surveinya dari hari ke hari makin moncer. Tentu tidak hasil survei yang dibuat lembaga surveiRp, yang tetap menyantolkan Anies di posisi tiga.

Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto, atau Prabowo Subianto/Ganjar Pranowo, itu selalu di posisi satu atau dua. Anies dicukupkan di posisi tiga. Dibuat sulit naik ke peringkat lebih.

Tapi belakangan ini, hasil polling lembaga surveiRp yang dirilis, meski Anies tetap di posisi tiga, tapi jarak perolehan persentasenya dibuat tidak terlalu mencolok. Berharap rilis survei bisa lebih dipercaya publik.

Bahkan, Centre for Strategic and International Studies (CSIS), mulai “terbuka” dalam survei terbarunya, di mana hasil head to head Anies Baswedan unggul baik melawan Ganjar maupun Prabowo.

Indonesia Lawyers Club (ILC) pun seperti tak mau ketinggalan, perlu buat survei, dan itu via on line (Twitter). Seolah ingin buktikan hasil survei “konvensional” yang sudah-sudah, apa benar hasilnya memang demikian. Urutan hasil survei seperti sudah disetting.

Diikuti 56.269 warga net. Hasilnya berkebalikan dengan hasil survei yang kerap dirilis lembaga surveiRp, Anies menang telak. Disusul Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Anies mendapat 77 persen suara. Ganjar 14 persen, dan Prabowo 9 persen.

BACA JUGA: Petinggi SMRC Offside

Survei ILC ini dibuat dengan pertanyaan sederhana, Seandainya Pilpres Diselenggarakan Saat Ini, Siapa Pilihan Anda?

Polling dicukupkan dua hari, dimulai pukul 09.00 dan berakhir pada jam yang sama. Mulai Sabtu (17/9) sampai Senin (19/9).

Seperti ILC yang terkesan tak percaya dengan hasil survei yang ada, Ferdinand Hutahaean–salah satu lelaki pembenci Anies–pun merasa tak percaya dengan hasil survei yang dibuat ILC.

Ferdinand pun gatal untuk juga buat polling via online (Twitter). Ia tidak yakin Anies bisa dipilih begitu banyak warga net. Mungkin ia mengira ILC bisa ngutak-ngatik hasil polling Twitter. Pertanyaannya pun sama dengan yang dibuat ILC.

“Setelah ILC membuat polling pilpres dengan 77 persen suara memilih Anies Baswedan, kita coba bikin polling yang sama untuk menguji kebenaran @YoutubeILC,” kata Ferdinand.

Tak dinyana, hasi polling Twitter “dirumahnya” sendiri lagi-lagi Anies menang telak. Anies dipilih 63,2 persen. Ganjar Pranowo 31,3 persen, sedang Prabowo Subianto 5,5 persen.

Survei dibuat Selasa (20/9), dicukupkan 24 jam. Ada 60.254 netizen yang memberikan suara. Jika dilanjut sampai 48 jam (2 hari), tidak mustahil suara Anies makin membuatnya merana tak terkira.

Dasar Ferdinand yang tak sadar seakan punya kecenderungan mengolok-olok diri sendiri, berupaya ngeles tak semestinya. Mengakui kemenangan orang yang selama ini dibencinya (Anies), itu mustahil.

“Saya mendapat pelajaran bahwa pasukan medsos pendukung Anies lebih kuat di Twitter. Saya akui keunggulan kalian. Silahkan bangga meski ini tidak merepresentasikan pemilih sesungguhnya.”

Dan, ia tetap kekeh tidak percaya Anies akan bisa diusung menjadi capres pada Pilpres 2024.

Ferdinand masih tak mau beranjak bangun dari tidur panjangnya. Sulit bisa melihat realita atas elektabilitas Anies yang semakin kokoh. Ferdinand seperti orang gagap saat membuat polling itu, ternyata Anies kuat juga di medsosnya sendiri. Ia seakan “menempeleng” muka sendiri.

Seperti Polling Lucu-lucuan

Tapi ada lagi polling yang dibuat seperti lucu-lucuan, tapi sebenarnya menyentil kesadaran hakiki pilihan manusia yang diperhadap-hadapkan. Pembuat polling ini sungguh kreatif memperhadapkan, tidak tiga, tapi empat pasangan: Anies, Ganjar, Prabowo, dan Joko Widodo.

BACA JUGA: Munculnya Guru Besar Rasa Buzzer

Pembuat polling menamakan diri Ir. Hj. Susan Similikiti, pastilah bukan nama sebenarnya. Tidak masalah. Polling dibuat lebih sebagai “pemberontakan” atas lembaga survei yang ada.

Katanya, Semua pada berlomba bikin polling copras-capres. Bosen gak sih… Gue mau bikin ah…
Andaikan lu punya anak (lagi) atau cucu (lagi) pengennya otaknya mirip siapa?

Ada 4 (nama) dalam polling:

Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Joko Widodo–entah mengapa Joko Widodo dimasukkan dalam polling ini. Mungkin karena masih ngarep tiga periode.

Hasilnya? Dari 12.221 suara yang masuk, hampir 95 persen menyebut pengen anaknya/cucunya otaknya seperti Anies Baswedan. Sedang Ganjar 1,3 persen, Prabowo 1,7 persen, dan Joko Widodo 2 persen.

Polling yang meskipun dibuat seperti lucu-lucuan itu, tapi sebenarnya dibuat sebagai perlawanan akal sehat, sebuah kreativitas mengolok-olok nalar mereka yang cuma berkubang dalam kepentingan sempit.

Kreativitas akan terus muncul, bagian dari penyikapan atas kondisi yang dibuat dengan tidak sebenarnya. Meski seperti lucu-lucuan, tapi mampu menertawakan siapa saja yang tak mau beranjak untuk berubah lebih baik… Waallahu a’lam..(*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.