”Apa sudah tidak menarik soal pembunuhan Putri? Rasanya masih. Sampai vonis masih bisa menarik. Apalagi kalau AKBP Pintor sudah jadi tersangka. Masuk sidangnya nanti drama lagi…”
”Itu tak bukan kita yang atur… Tak bisa kita apa-apain. Kecuali kita ikuti saja,” kata Bang Eel.
”Betul, sih. Sementara kita kayaknya perlu tambah halaman. Iklan kita sudah hampir separo dari jumlah halaman. Mungkin itu yang bikin oplah stagnan.”
”Betul. Saya setuju tambah halaman, sudah sesak halaman koran kita. Iklan lowongan kerja itu ordernya bisa dua minggu sebelum tayang, antre,” kata Uus, manajer iklan.
Menambah halaman, risikonya menambah harga pokok produksi, menambah biaya cetak. Memperkecil margin keuntungan. Kalau kenaikan biaya produksi itu diimbangi dengan kenaikan penghasilan iklan, maka tambah halaman adalah langkah yang benar.
”Naikin aja harga jual,” kataku.
Hendra tak setuju. ”Jangan. Sekarang aja kita sudah paling mahal dibanding koran lokal lain. Naik harga eceran pasti oplah turun.”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi