Sabtu, 18 April 2026, pukul : 14:40 WIB
Surabaya
--°C

Kemenperin: Nilai Ekspor Perhiasan Indonesia Naik 76 Persen Sepanjang 2021

JAKARTA-KEMPALAN: Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian (Menperin), mengatakan bahwa sepanjang tahun 2021 nilai ekspor dari perhiasan meningkat sebesar 76 persen.

Salah satu sektor andalan dalam meningkatkan perekonomian nasional melalui sumbangsih devisa dari capaian nilai ekspornya adalah industri perhiasan.

“Di tengah dampak pandemi Covid-19, nilai ekspor perhiasan Indonesia justru meningkat 76% dari USD1,47 miliar di tahun 2020 menjadi sebesarUSD 2,59 miliar sepanjang 2021,” tutur Agus yang dikutip dari okezone.com, Sabtu (20/8/2022).

Agus menambahkan bahwa, tujuan utama ekspor perhiasan Indonesia adalah ke negara Swiss sebesar 35 persen, Amerika Serikat sebesar 26 persen, serta Hongkong dan Uni Emirat Arab masing-masing sebesar 11 persen.

Selain itu, Kemenperin juga mencatat bahwa pada semester I-2022 nilai ekspor perhiasan Indonesia mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Ekspor industri perhiasan Indonesia dari Januari hingga Juni pada tahun 2022 mencapai USD 1,23 miliar, sedangkan pada Januari hingga Juni tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar dua kali lipat menjadi USD 2,37 miliar.

Pada tahun 2021, market share ekspor perhiasan Indonesia terhadap dunia adalah sebesar 2,5 persen dan dari seluruh negara eksportir produk perhiasan Indonesia berada di urutan ke-14.

“Trademap.org juga menyatakan market share ekspor perhiasan Indonesia ke dunia pada tahun 2021 adalah sebesar 2,5% dan menempati urutan ke–14 dari seluruh negara eksportir produk perhiasan. Market share ini naik dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2%. Hal ini menunjukkan bahwa industri perhiasan Indonesia masih memiliki peluang untuk terus tumbuh dan berkembang dalam meningkatkan pangsa pasarnya,” kata Agus dikutip dari suara.com, Sabtu (20/8/2022).

Di samping itu Reni Yanita, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menggenjot kinerja ekspor industri perhiasan.

Kemenperin memiliki upaya untuk mendukung pertumbuhan industri perhiasan Indonesia dengan cara memberikan fasilitas keikutsertaan pada pameran baik skala nasional maupun internasional.

“Untuk menjaga momentum pertumbuhan ini, pemerintah tetap menjaga iklim usaha yang kondusif, salah satunya dengan memperbaiki rantai pasok industri perhiasan seperti mempermudah akses bahan baku,” pungkasnya.

Selain itu, Kemenperin dapat mendorong turunnya tarif bea cukai masuk produk perhiasan di negara tujuan ekspor. (Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.