MILAN-KEMPALAN: Ketika Piala Dunia 2022 sudah menyisakan kurang dari dua bulan, performa timnas Inggris masih jauh dari memuaskan. Bahkan pada Sabtu dini hari WIB (24/9), Inggris menelan kekalahan 0-1 atas Italia dalam UEFA Nations League di Stadio San Siro, Milan.
Bukan hanya kekalahan yang membuat The Three Lions (julukan timnas Inggris) terdegradasi ke League B dalam Nations League musim depan. Kekalahan itu pun menyalakan sinyal bahaya bagi potensi Inggris di dalam Piala Dunia 2022 mendatang.
BACA JUGA: Halo Southgate, Kok Masih Panggil Bek Lawak Harry Maguire Sih?
Setidaknya, menurut laman 90Min ada beberapa aspek yang akan jadi perhatian tactician Inggris Gareth Southgate untuk membenahi skuad Inggris. Terutama tugas sebelum bertolak ke Piala Dunia Qatar 2022. Kelima aspek tersebut di antaranya:
- Sumber kreativitas.
Keputusan Southgate yang mendudukkan fullback kanan Liverpool FC Trent Alexander-Arnold di bangku cadangan. Begitu pula dengan keputusan James Madison yang tak dipanggil dalam jajaran skuad Inggris pada jeda internasional kali ini.
- Posisi terbaik Foden
Di antara pemain reguler United, Foden berada di lini serangan kreatif. Di Manchester City, Foden sering ditenpatkan sebagai penyerang bayangan, alias FPL. Southgate menempatkannya sebagai gelandang dan dua sayap.
BACA JUGA: Comeback ke timnas Inggris, Dier Berterima Kasih ke Sosok Ini
- Formasi terbaik
Awalnya, Southgate menerapkan formasi tiga bek adalah supaya Inggris tak mudah dikalahkan lawan-lawannya. Sayangnya formasi tersebut malah berdampak buruk bagi serangan Harry Kane dkk. Termasuk kelemahannya untuk menciptakan banyak gol.
- Alternatif pengganti Kane
Kane tidak diragukan lagi kapabilitasnya sebagai pencetak gol terbanyak Inggris. Dia pun layak mendapat tempat utama Inggris. Akan tetapi, begitu Kane cedera atau menurun penampilannya, di situlah Inggris akan kesulitan sosok striker pembunuh.
- Tak Ada Kesenangan
Kesuksesan Inggris ada kaitannya dengan dukungan pendukungnya. Fans akan menyukai permainan dari pemain yang mereka tonton, pemain pun akan merasakan efeknya. Akan tetapi, faktor kesenangan itu sudah pergi sekarang. Itu pun berdampak dengan permainan Inggris. (Yunita Mega Pratiwi)
BACA JUGA: Southgate ke Bellingham: Lebih Baik Tinggalkan Bundesliga

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi