Rabu, 3 Juni 2026, pukul : 08:41 WIB
Surabaya
--°C

Sosok Prof Azyumardi Azra di Mata Anies: Bawaannya Paling Sedikit, Ilmunya Paling Banyak

JAKARTA-KEMPALAN: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang sosok Prof Azyumardi Azra sebagai pribadi yang sederhana. Hal itu diungkapnya saat mengikuti sholat jenazah untuk Prof Azyumardi Azra di auditorium Prof Dr Harun Nasution di kompleks UIN Syarif Hidayatullah, Selasa(20/9).

Menurut Gubernur Anies kesederhanaan Prof Azyumardi Azra nampak di berbagai kesempatan, terlebih keduanya memang kerap bertemu dan berinteraksi baik saat sebagai civitas akademika maupun saat Prof Azyumardi Azra menjadi penasehat Wakil Presiden.

“Banyak sekali saya berkegiatan dengan beliau baik dulu ketika masih di kampus, kemudian saat beliau menjadi penasehat wapres, banyak kegiatan bersama-sama dan beliau itu orang yang sangat simple(sederhana),” ungkapnya

Salah satu kesedarhanaan yang diingat oleh Gubernur Anies dari sosok Almarhum Prof Azyumardi Azra adalah ketika pergi kemana pun, beliau selalu membawa tas yang kecil dengan bawaan yang sedikit pula. Namun saat diminta mengisi sebuah acara beliau selalu memukau dengan pemikirannya.

BACA JUGA  Polsek Prambon Dampingi Petani, Pastikan Tanaman Jagung Siap Dongkrak Swasembada Pangan

“Salah satu hal yang kita ingat saat belaiu pergi kemana-mana, tasnya paling kecil dan bawaannya paling sedikit, tapi ilmunya paling banyak diantara semua, jadi kalau diskusi ilmunya paling banyak tapi bawaannya sangat sedikit, jadi pribadi yang sangat sederhana tapi memiliki pemikiran yang mendalam,” paparnya.

Selain itu, kehadiran jemaah sholat yang begitu banyak di auditorium Prof Dr Harun Nasution menunjukkan bentuk kontribusi Prof Azyumardi begitu besar bagi dunia akademik maupun bagi bangsa dan negara.

“Begitu banyak kolega, umat, dan masyarakat yang hadir ikut mensholatkan allahuyarham Prof Dr Azyumardi Azra, Ini menandakan bahwa beliau selama hidupnya telah menyentuh begitu banyak orang lewat tulisan, pemikiran, pengajaran yang dilakukan selama ini. Dan kampus ini menjadi bukti atas pengabdian nyata allahuyarhampada kemajuan ilmu, pemgembangan umat, dan kontribusi besar untuk bangsa dan negara,” jelasnya

BACA JUGA  Iduladha 1447 H: DPD PAN Sidoarjo Tebar 700 Kantong Daging Kurban, Sasar Ojol dan UMKM

Lebih lanjut Gubernur Anies melihat sosok Prof Azyumardi sebagai penjaga pilar demokrasi Indonesia melalui berbagai kontribusi baik berupa tulisan, pemikiran dan lain sebagainya. Sehingga membuat demokrasi di Indonesia terus berkualitas.

“Almarhum adalah pribadi yang konsisten di dalam menjaga agar Indonesia kita tetap negeri yang maju demokrasinya terkonsolidasi, beliau terus menerus dalam berbagai tulisan dan kiliah menyampaikan pentingnya menjaga agar demokrasi kita terus berkualitas, beliau tak segan melontarkan pemikiran yang mungkin terasa kurang nyaman bagi mereka yang mengganggu demokrasi kita,” terang Gubernur Anies.

“Jadi beliau adalah pilar penjaga demokrasi dan kita semua kehilangan tapi kami yakin insya Allah beliau khusnul khotimah dan keluarga diberikan ketabahan ,” tandasnya. (*)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.