Di kasus Semarang, belum dipastikan polisi bahwa itu pembunuhan. Masih diselidiki polisi.
Seumpama dipastikan pembunuhan, berdasar buku karya Arora dan Gupta, itu masuk golongan nomor dua: Agresif. Karena, kepala dua telapak tangan sudah dipotong dibuang, masih juga mayat dibakar.
Bisa jadi dibakar dulu, kemudian dipotong. Ini penghilangan jejak secara rangkap. Pelaku ingin pasti, identitas korban sulit diketahui polisi.
BACA JUGA: Mengapa Isteri Nonton YouTube di Depok Dibakar Suami?
Uniknya, masih ada motor yang nomor polisinya masih bisa diketahui. Juga, ada name tag pegawai, namanya jelas, hanya hilang huruf depan “I”.
Lebih rumit lagi, korban akan diperiksa polisi terkat korupsi. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi