“Berasnya enak. Punel,” ujar Endro.
Punel?
Mana ada beras porang punel?
Saya pun minta Endro untuk menceritakan kunjungannya ke Pati. Apakah ia melihat sendiri proses produksinya. Apakah ia tahu komposisi beras porang yang ia beli. Misalnya: apakah beras porang tersebut dicampur beras punel. Kalau dicampur berapa banyak campuran itu.
BACA JUGA: Vivo 1000
Ternyata Endro tidak diizinkan melihat proses produksinya. Juga tidak mendapat informasi tentang komposisinya.
Saya pun menghubungi pabrik yang di Juwono itu. Lenny Sunoto, pemiliknya, sangat responsif. Lenny langsung menjawab pertanyaan saya. Juga mengirimkan foto-foto produk pabriknyi.
Lenny juga mengirimkan komposisi kandungan beras porang itu. “Beras Porang saya namanya Glukomanan Porang Beras Instan”, ujar Lenny. Isinnya beras padi dan tepung glukomanan dari porang.
Jelas. Bukan porang murni.
Lenny menyebutkan tepung porang untuk campuran itu diperoleh dari PT Sanindo Porang Berkah, Jabar. “Tepungnya sudah ada hasil lab nya dan label halalnya,” ujar Lenny.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi