Kamis, 14 Mei 2026, pukul : 13:05 WIB
Surabaya
--°C

Eks Wakil Ketua KPK: Panggil Anies, KPK Berpotensi Lakukan Politisasi

JAKARTA–KEMPALAN: Eks anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sekaligus mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan pemanggilan Anies Baswedan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) patut diapresiasi.

“Sikap Anies Baswedan dengan merespon secara untuk menghadiri undangan dari Penyelidik KPK juga perlu diapresiasi karena ditujukan untuk membantu KPK agar semuanya menjadi jelas dengan menyatakan ‘Insyaallah saya akan datang dan akan membantu untuk bisa membuat semuanya menjadi jelas’,” kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 7 September 2022.

Pemanggilan Gubernur Anies, Bambang menilai perhelatan Formula E berjalan dengan sukses mendapat pujian dari berbagai pihak. Terbukti, para pebalap mengaku senang mengikuti balapan Formula E di Jakarta.

“Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa event Formula E sangat sukses, bahkan disebutkan, dalam catatan Formula E bahwa Jakarta E-Prix adalah yang terbaik dalam delapan tahun sejarah Formula E,” ujarnya.

Perhelatan Formula E berjalan dengan sukses mendapat pujian dari berbagai pihak. Terbukti, para pebalap mengaku senang mengikuti balapan Formula E di Jakarta.

“Yang menarik, dunia Internasional hingga pembalap Formula E, misalnya, De Vries, sang pemenang balapan Formula E, menyatakan ‘… I think the event has been great. I think the excitement from all the fans … I hope to come back next year … I think the race was a big success, and everyone seemed to enjoy this event,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Bambang mempertanyakan langkah KPK setelah Anies memberikan keterangan mengenai perhelatan Formula E.

“Yang menjadi pertanyaan besar pascapemberian keterangan Anies Baswedan, apakah Pimpinan KPK akan tunduk pada hasil dan kesimpulan penyelidikan dan tidak mencari-cari alasan serta memaksakan kehendaknya untuk mentersangkakan Anies?” katanya.

Bambang tidak menampik bahwa tahun ini adalah bagian dari ‘Tahun Politik’. Tensi politik menjelang 2024 akan semakin mengeras dan menguat.

“Tahun ini adalah bagian dari ‘Tahun Politik’ menjelang Tahun 2024 dimana ‘political tension’ makin menguat dan mengeras. Drama dan sandera politik serta potensi ‘political corruption’ makin menguat dan mengeras sehingga akan banyak diciptakan kegaduhan yang menunjukkan makin rapuhnya proses penegakan hukum yang authentic dan memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Kendati demikian, Bambang Widjojanto menuding ada pihak yang sengaja mempolitisasi Formula E untuk menyerang Anies.

Hal tersebut tidak terlepas dari PSI dan PDI-P DPRD DKI Jakarta yang secara intensif menolak terwujudnya program strategis Pemprov DKI Jakarta itu.

“Anggota parlemen PSI dan PDIP dari DPRD DKI Jakarta secara intensif, terus menerus, melakukan ‘politicking dan provokasi’ untuk mempolitisasi salah satu program strategis Pemprov DKI Jakarta yang ditujukan justru untuk kepentingan pemerintah dan warga Jakarta,” katanya.

Mantan Wakil Ketua KPK ini menyebut, politisasi tidak hanya dari DPRD, namun juga berpotensi datang dari lembaga anti-rasuah tersebut.

Sebab, dia khawatir dengan afiliasi politik sejumlah pimpinan KPK yang bisa berdampak pada pengambilan keputusan soal dugaan korupsi Formula E.

“Serta ada 1-2 orang Pimpinan KPK yang ditenggarai dan diduga keras punya afiliasi politik tertentu, sehingga dapat saja memaksakan dirinya atas nama kepentingan politik, bukan sepenuhnya melakukan upaya penegakan hukum sesuai kewajiban hukum KPK,” imbuhnya.

Bambang pun berharap, KPK mampu mengambil keputusan hukum secara objektif, adil, dan pasti. Alih-alih ‘brutalitas penegakan hukum’, dia ingin KPK memberikan keputusan yang terbaik.

“Semoga yang terbaik yang akan terjadi. Kita ditunjukkan suatu proses penegakan hukum yang autentik, karena mengabdi pada kepentingan daulat hukum yang berpijak pada kepastian dan keadilan,” tuturnya.

Diberitahukan, Gubernur Anies memenuhi panggilan KPK pada pukul 09.25 WIB. Anies hadir akan dimintai keterangan dalam proses penyelidikan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.