KEMPALAN: Hasil riset yang telah dilakukan mahasiswa Madagaskar, Randrianantenaina Solohery Mampionono Aime, menunjukkan bahwa penjual online harus melihat peran social influencer dalam memberikan pertimbangan bagi konsumen. Familiaritas influencer menjadi faktor penting bagi pemasar untuk mendapatkan niat dari follower sang influencer.
Berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan bersama Dr Gancar Candra Premananto di Magister Manajemen FEB Unair, diteliti dampak dari 6 Bauran Pemasaran Sosial Media (Social Media Marketing Mix) yakni Social Capital, Social Identity, Social Influence, Social Commerce Need, Social Commerce Risk dan Social Commerce Convenience terhadap sikap dan niat beli konsumen.
Selain nilai penting dari Social Influencer, pemasar juga perlu untuk melihat Social Commerce Need. Diperlukan penonjolan terhadap kata kunci dalam pencarian yang dilakukan konsumen ketika mencari produk. Dengan demikian pemasar harus melakukan riset mengenai kata kunci apa yang biasanya diklik oleh konsumen ketika mencari suatu produk.
Riset yang dilakukan Aime tersebut dilakukan pada 200 responden di Madagaskar, namun hasil riset masih sangat relevan dengan konsumen di Indonesia. Sehingga hasil riset dapat dimanfaatkan bagi para pengusaha Indonesia yang ingin masuk ke pasar Madagaskar dan juga Indonesia.
Untuk riset yang telah dilakukan Aime mendapatkan hasil nilai A dan dapat mengakhiri studinya dengan IPK tinggi 3,64. Bahkan hasil risetnya telah dipublikasikan dalam jurnal bereputasi Sinta 2, Jurnal Manajemen Teori dan Terapan.
Gancar selaku dosen pembimbing menyatakan hasil riset menarik karena sangat kekinian. Dan yang lebih menarik bahwa pembelajaran dua sisi yakni selain mahasiswa belajar mengenai dunia Manajemen bisnis, di sisi lain para akademisi FEB Unair juga dapat belajar perilaku konsumen di Madagaskar. (*)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi