Minggu, 12 Juli 2026, pukul : 02:56 WIB
Surabaya
--°C

Tragedi Manusia di Balik Adegan Peluk Sambo-Putri

Adegan berpelukan itu mengharukan. Menyelip di tengah rekonstruksi pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat 8 Juli lalu di mana keduanya berstatus  tersangka utama.

Rekonstruksi disiarkan secara live oleh banyak televisi. Dimulai sejak pagi  hingga petang, Selasa (30/8). Meski dilangsungkan pada hari kerja, reka ulang tersebut  mendapat perhatian luas masyarakat. Teknologi informasi era  digital memungkinkan siapapun dan di manapun dapat menonton reka ulang peristiwa tersebut.

BACA JUGA: Sambo Dipecat, Rektor kena OTT, Revolusi Mental Gagal

Tetapi rekonstruksi  secara terbuka kemarin memang tidak sepenuhnya memenuhi rasa ingin tahu masyarakat secara  mendalam. Liputannya dimonopoli oleh kamera Polri. Yang kita saksikan di layar televisi maupun di layar ponsel adalah hasil relay dari kamera Polri itu. Liputan itu sering menutup bagian penting. Kita tidak dapat mendengar percakapan para pelaku dan petugas di lokasi acara reka ulang dilakukan.

BACA JUGA  Pangilon 'Hisnindarsyah Dokter', Bukan Seberapa Banyak Isi Brankas

Masyarakat dipersilahkan  mereka – reka dan mencocokkan sendiri  gambaran visual dari sekitar 78 adegan yang direkonstruksi dari tiga tempat. Yaitu: Magelang, rumah dinas tersangka Saguling, dan rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di  Duren Tiga. Yang menjadi tempat kejadian perkara penembakan Brigadir Yosua hingga ajudan Kadiv Propam Polri berusia 28 tahun itu tewas dengan lima luka tembakan.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.