Tragedi Manusia
Di awal saya menyebut adegan pelukan Sambo – Putri mengharukan. Memang. Adegan itu menusuk relung hati kita. Entah rekayasa pencitraan atau murni keluar secara spontan.
BACA JUGA: Kasus Sambo, dari Yosua Belok ke Makruf
Terlepas dari sangkaan kejahatan keji terhadap keduanya, perasaan haru kepadanya adalah ekspresi bawah sadar kita dari perasaan empati sesama manusia atas tragedi yang menimpa hidup sejoli itu. Begitulah tragedi manusia bekerja yang bisa menimpa siapa saja. Alhasil adegan berpelukan itulah yang paling berharga dan impresif dari rekonstruksi atau secara keseluruhan dari peristiwa itu.
Dari adegan itu kita mendapat bahan renungan dan peringatan berharga dari tragedi Sambo-Putri ini: manusia harus mampu mengontrol dirinya supaya tidak lepas kendali sampai melakukan perbuatan yang melampaui batas. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi