Minggu, 12 Juli 2026, pukul : 02:56 WIB
Surabaya
--°C

Tragedi Manusia di Balik Adegan Peluk Sambo-Putri

Alhasil apa yang disuguhkan dalam rekonstruksi kemarin memang jauh dari gambaran yang sudah terlanjur mengendap di benak publik sebelumnya. Gambaran yang selama ini dipasok dari keterangan Kapolri sendiri, termasuk soal motif perbuatan asusila. Serta  laporan- laporan investigasi media pers dan hiruk pikuk konten – konten  Netizen. Rekonstruksi bisu  itu tidak bisa menggambarkan alasan yang kuat mengapa pembunuhan harus terjadi sehingga Ferdy Sambo – Putri serta tiga tersangka lainnya, dan 97 anggota Polri sampai harus ditindak.

Tidak mengherankan jika  publik menilai penyelenggara rekonstruksi tidak bekerja sesuai dengan perintah Presiden Jokowi yang menghendaki  kasus itu dibuka seterang- terangnya. Padahal misi Presiden Jokowi jelas : supaya tidak ada keraguan lagi di dalam masyarakat.

BACA JUGA  Brankas Cafe De'Clan dan Kisah Chinatown

BACA JUGA: Putri Candrawathi Tersangka dan Kerajaan Sambo

Publik juga kecewa dengan  janji Kapolri yang akan tegak lurus menjalankan perintah Presiden. Pengacara keluarga korban pembunuhan, Kamaruddin Simanjuntak bahkan terang-terangan menuduh rekonstruksi itu bagian kelanjutan dari upaya menutup fakta. Seperti yang terjadi di awal kejadian yang membuat citra Polri jatuh merosot.  Pengacara itu bercerita kepada wartawan, dia hadir di TKP sejak pukul 8 pagi. Namun, saat rekonstruksi dimulai pukul 10 pagi dia dan timnya tidak diperkenankan masuk TKP.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.