Tragedi Manusia di Balik Adegan Peluk Sambo-Putri

waktu baca 4 menit
Sambo dan Putri dalam rekonstruksi. (Foto: istimewa)

KEMPALAN: DI  balik peristiwa  kekerasan dan kekejaman yang mendominasi kasus “Polisi Tembak Polisi” ternyata dalam rangkaian penyidikannya ada  juga menyajikan adegan mengharukan. Adegan itu saat Ferdy Sambo berpelukan dengan istrinya, Putri Candrawathi.

Kita tidak tahu apakah  adegan itu bagian dari peristiwa  yang direka ulang dari perkara yang ada ataukah itu adegan yang muncul spontan secara alamiah berdasar situasi mutakhir. Pasutri itu memang sudah cukup lama terpisah oleh kasus yang menyatukan nasib keduanya: sama- sama tersangka pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

Mereka  tersangkut  peristiwa yang  sudah hampir dua bulan menyita perhatian publik. Praktis sehabis  merayakan ulang tahun ke-22 perkawinannya pada 6 Juli lalu di Magelang. Yang pasti, mereka memang terpisah tiga minggu lalu sejak Ferdy Sambo resmi tersangka dan ditahan di Mako Brimob.

BACA JUGA: Puja Puji Anggota Komisi III DPR-RI kepada Kapolri, Asli atau Sandiwara?

Ferdy dan Putri kawan satu sekolah. Menjalin hubungan sejak masih remaja, sama-sama siswa sekolah menengah pertama di Makassar. Kemudian berumah tangga setelah keduanya menyelesaikan pendidikan.

Ferdy yang lulusan Akpol melanjutkan karier sebagai polisi hingga berpangkat Irjen Pol dan punya kekuasaan besar di Polri. Sedangkan  Putri Candrawathi menyandang gelar dokter gigi. Keluarga yang tergolong sukses dan elitis itu dikaruniai empat orang anak. Namun, segera setelah peristiwa  itu dunia sudah terbalik bagi keluarga ini. Mereka seperti “dijatuhkan” dari langit. Ibarat kata pepatah hujan sehari menghapus kemarau setahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *