Dialog dengan Barat itu membawa angin demokratisasi yang mengembus ke seluruh penjuru Eropa Timur. Jerman Barat dan Jerman Timur akhirnya bersatu setelah Tembok Berlin runtuh pada 1991. Negara-negara diktator komunis di Eropa Timur berjatuhan, mulai dari Polandia, Rumania, Cekoslowakia, dan menjalar ke semua negara komunis Eropa Timur.
Di dalam negeri, demokratisasi memunculkan tokoh nasionalis radikal Rusia, Boris Yeltsin, yang berani mengumumkan kemerdekaan Rusia dari USSR. Kalangan konservatif komunis dan para jenderal tidak bisa berbuat banyak menghadapi demonstrasi besar-besaran di Rusia.
BACA JUGA: Sportwashing
Pada 1991 Rusia menyatakan merdeka dari USSR, dan pada akhir tahun Gorby menyatakan pengunduran diri. Uni Soviet bubar dan negara-negara anggotanya pun memerdekakan diri. Gorby dipuja-puji sebagai demokrat sejati. Tetapi di dalam negeri ia dibenci dan dicaci, terutama oleh para komunis konservatif.
Gorbachev menjadi pemimpin Uni Soviet yang paling dikenal di seluruh dunia. Bahkan di Indonesia Gorbachev diakui sebagai orang Ciamis. Nama aslinya Cecep Gorbacep. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi