Selasa, 23 Juni 2026, pukul : 15:44 WIB
Surabaya
--°C

In Memoriam Drs. Ec. Herman Halim MBA, Selamat Jalan Sosok Tenang dalam Ketenangan

Oleh: Erfandi Putra

Pemred Global News

KEMPALAN: “Saya bersaksi bahwasanya Herman Halim adalah orang baik”.

Kalimat itu saya ucapkan ketika menerima kabar bahwasannya Herman Halim berpulang. Saya mendengarnya dari salah satu orang dekat almarhum, sekitar pukul 17.00 (WIB). Pengumuman resmi dari pihak keluarga, Herman Halim meninggal pada Kamis, 11 Agustus 2022, pukul 16.56 (waktu Singapura) di Mount Elizabeth Hospital Singapore.

“Satu lagi, orang yang saya anggap mempunyai arti penting dalam perjalanan hidupku telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Sedih. Sudah barang tentu. Inilah kehidupan manusia. Tak ada keabadian. Saya hanya akan melaksanakan wejangannya. Terutama pentingnya kejujuran dalam kehidupan,” kata ‘suara hati’ saya.

Lalu, saya menghentikan ketukan jari pada keyboard komputer saya. Saya menghentikan mengetik berita. Saya memang menyelesaikan tulisan Majalah Global Energi waktu itu. “Ya Allah ampunilah dosa-dosa almarhum dan terimalah semua amalnya. Masukkan almarhum dalam surgaMu kelak ya Allah,” begitu doa saya ketika itu.

Setelah itu, di grup WA Cheng Hoo dan PITI Jatim-Surabaya, terus mengalir ucapan belasungkawa. Hampir semua yang berkomentar memberikan kesaksian bahwasannya almarhum orang baik. Tenang. Pandai bergaul. Tidak pilih-pilih teman. Visioner. Tenang dalam berbagai kesempatan, dan masih banyak lagi. Secara umum sejumlah anggota grup menilai bahwasannya almarhum orang baik.

BACA JUGA  Pramuka Surabaya Pecahkan Tiga Rekor MURI di Stadion GBT

Lalu, saya teringat akan kebaikan-kebaikan almarhum. Sejak saya menjadi wartawan ekonomi Harian Surabaya Post tahun 1989, sosok nama itu mulai saya kenal. Semakin mengenal, setelah Herman Halim menjabat Dirut Bank Maspion sejak tahun 1991 sampai akhir hayatnya, 11 Agustus 2022. Kurang lebih 31 tahun almarhum menjadi Dirut Bank Maspion. Sebuah prestasi. Jarang atau mungkin tak ada seseorang menjabat Dirut sebuah bank selama selama 31 tahun.

Namanya sering menghiasi halaman sejumlah koran waktu itu. Apalagi setelah Herman Halim menjabat Ketua Perbanas Jatim (1997-2016). Dia memang dekat dengan para jurnalis. Dia tidak “pelit” untuk menjawab berbagai wawancara. Menjawab pertanyaan-pertanyaan jurnalis dengan nilai berita yang tinggi, sehingga tak jarang berita-berita yang menyangkut perbankan dengan nara sumber Herman Halim menjadi berita yang berbobot.

Statemennya selalu ditunggu untuk sebuah konfirmasi. Selain statemennya berbobot, menjawab pertanyaan pun dengan penuh kesopanan. Sungguh menyenangkan bila wawancara dengan Herman Halim.

Sementara di kegiatan sosial, asosiasi, hingga pendidikan juga tak lupa digelutinya. Misalnya di Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) sekitar tahun 2009 menjabat Pelaksana Harian hingga akhir hayatnya tercatat sebagai Anggota Dewan Pembina merangkap Sekretaris Dewan Pembina YHMCHI. Juga di Perbanas Jatim, Kadin Jatim, Yayasan Pendidikan yang menaungi Universitas Hayam Wuruk, Forum Komunikasi Pengusaha (Forkas) Jatim, Fu Qing, dan lainnya.

BACA JUGA  Diikuti 400 Peserta, DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur Sukses Gelar Kelas Kader ​di Jatinegara

Di bidang pendidikan, Herman Halim menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan yang membawahi Universitas Hayam Wuruk 1997 – 2021. Sampai akhir hayat menjabat Ketua Dewan Pembina Yayasan. Di bidang pendidikan, Herman Halim memang mempunyai perhatian khusus. Salah satunya terlihat dari bagaimana dia berjuang dengan pengurus yayasan lainnya untuk meningkatkan status STIE Perbanas menjadi Universitas Hayam Wuruk.

Seperti diketahui, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya resmi berganti status menjadi Universitas Hayam Wuruk Perbanas berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Nomor 126/E/O/2021 tanggal 9 April 2021.

Begitulah, di mana dia berada, baik di pekerjaan resminya maupun di yayasan hingga asosiasi, Herman Halim selalu bekerja serius untuk kemajuan. Herman Halim selalu berpikir ke depan dan kemajuan.

Suatu ketika Herman Halim pernah mengatakan kepada saya, hidup ini harus diisi dengan kebaikan-kebaikan, dan usahakan kita ini selalu bermanfaat bagi orang lain. “Ini kan yang dipesankan oleh agama,” katanya waktu itu.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.