Rabu, 22 April 2026, pukul : 06:12 WIB
Surabaya
--°C

Dukung Anies, Eks Wamen dan Dosen Unika Atma Jaya: Memilih Presiden jangan Pakai Sentimen

JAKARTA–KEMPALAN: Memilih pemimpin apalagi untuk level presiden harus benar-benar objektif dan rasional. Jangan menggunakan sentimen dalam menentukan pilihan. Karena masa depan bangsa yang akan menjadi taruhan.

“Kita memilih presiden masalahnya, bukan milih orang sembarangan. Kita enggak cukup cuman pakai sentimen, pakai emosi. Harus ada data, harus ada fakta. Ini penting bagi saya supaya nanti pilihannya itu lebih rasional,” ungkap politikus PSI, Surya Tjandra yang menganut Katolik dan Tionghoa serta dosen di Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta.

Berbicara di podcast Pangeran Siahaan di Channel Youtube Asumi dengan topik, “Pangeran: Kader PSI Mantan Wamen, Kok Dukung Anies?” dia mengakui bahwa sentimen memang tidak bisa dihilangkan. Namun, dia mengingatkan, setidaknya rasionalitas yang paling mendominasi.

“Artinya bagian realitas politik, kan ada sentimen. Tetapi jangan dia yang mendominasi dan sebisa mungkin tidak dimanipulasi, digoreng terus gituan. Saya akan lawan itu. Dengan cara apa? Kasih fakta saja dengan santai. Bisa diterima, bisa enggak, itu kan fakta. Kayak kesaksian,” jelasnya.

Dia sendiri sebelum menentukan pilihan terlebih dahulu mempelajari track record semua tokoh yang disebut-sebut bakal maju pada Pilpres 2024 mendatang. Menurutnya, dari semua bakal calon itu, Anies Baswedan yang paling bisa melanjutkan kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini.

Karena pilihan berdasarkan rasionalitas itulah, mantan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang yang juga Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional ini pun siap dibully. Dukungan kepada Anies ini, katanya menambahkan, bukan karena dia mempunyai target politik pribadi.

“Tapi dalam proses sekarang, saya kira penting banget memeriksa fakta. Memeriksa apa yang betul-betul sudah dikerjakan saat berkuasa. Karena kalau cuman retorika. gampang ya. Orang bisa mengarang-ngarang. Tapi kan kelihatan dari yang sudah dia kerjakan secara langsung,” ungkapnya.

“Nah, saya melihat Pak Anies memang bekerja. Dia mau punya kemampuan. Prinsip-prinsip beliau punya. Sebagai presiden (nanti) dia cukup (menguasai) makro tapi juga cukup detail gitu. Kombinasi ini yang teruji di DKI bagi saya cukup untuk menyatakan dukungan. Dan saya berharap beliau maju dan partai-partai bisa mendukung,” bebernya.

Pakar hukum yang pernah bergiat di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta ini pun menantang para capres dan pendukungnya untuk berbicara tentang program, fakta dan data secara objektif. Jangan lagi menonjolkan sisi-sisi sentimentil.

“Jadi bagi saya masuk akal juga, harapannya bisa memicu capres-capres lain, ayo kita bicara konten. Mari kita bicara program. Ayo kita berdebat, tidak cuma sentimen, asal senang banget atau benci banget. Sumber masalah kan di situ. Ketika orang sudah enggak melihat (sisi-sisi) yang lain,” tandasnya. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.