Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 07:33 WIB
Surabaya
--°C

Anies Merawat Kesantunan dan Sikap Menghormati

Oleh: Isa Ansori (Kolomnis)

KEMPALAN: Kedekatan Anies dengan ulama dan kyai tidaklah bisa dibantah. Anies merupakan sosok yang memang dibesarkan dari keluarga guru, sehingga tabiat Anies bisa dibilang selalu hormat kepada mereka yang dianggap sebagai orang yang memberi ilmu dan tauladan kepada masyarakat.

Lahir dari rahim seorang ibu bernama Aliyah, Anies kecil mendapatkan didikan yang penuh kehangatan, Sang bunda yang seorang guru, tahu betul bagaimana memperlakukan Anies, sehingga Anies tumbuh dalam didikan yang selalu hormat kepada orang tua dan orang-orang yang yang beliau anggap sebagai guru, termasuk didalamnya ulama dan kyai.

Suatu saat Anies bercerita sore-sore mengelilingi Jalan Cikini Raya, sambil mengenang masa kecilnya. “Alhamdulillah. Sebuah sore yang mengesankan. Di masa kecil dulu, kalau sore hari sering diajak Ibu atau ayah jalan-jalan dengan dibonceng sepeda, kini giliran Ibu yang diajak jalan-jalan menyusuri salah satu kawasan penuh sejarah di Jakarta,” tuturnya.

Terlihat Anies menemani ibunya Aliyah Rasyid Baswedan yang sedang berulang tahun ke 81, Anies menyusuri trotoar Jalan Cikin Raya. Sambil mendorong ibunda yang duduk di kursi roda sambil berbagi cerita.

BACA JUGA: Ditinggal Lari Kini Ganjar Sendiri

“Bersama Ibu, sore-sore (Sabtu kemarin) menyusuri trotoar Jalan Cikini Raya. Menikmati suasana yang tenang, teduh. Mulai dari depan Taman Ismail Marzuki hingga dekat Kantor Pos Cikini,” tulis Anies di halaman Facebook pribadinya, Minggu (21/3/2021).

Betapa hormatnya Anies kepada orang tua, meski sekarang sudah menjadi orang penting di Jakarta, Anies tak segan mendorong kursi roda ibunya menikmati jalanan Jakarta.

Hal yang sama dilakukan oleh Anies kepada semua ulama dan kyai dan tokoh-tokoh Agama lain. Suatu saat Anies bertemu dengan KH Marzuki Mustamar ketua PWNU Jatim. Anies menceritakan bahwa kunjungannya kepada beliau dilakukan karena Anies pernah janji kalau pas ke Surabaya maka akan ditempatkan untuk bersilaturahmi. Dan Anies kini menepatinya karena hormatnya kepada sang kyai.

“Silaturahmi saja, dulu pernah bertemu di Jakarta, dan saya janji akan datang silaturahmi ketika ada kegiatan di Surabaya,” ucap Anies menjawab pertanyaan wartawan soal kehadirannya ke Ponpes Sabilurrosyad.

Ketika kunjungannya ke Jawa Timur dalam kaitan kerjasama ketahanan pangan, sebagai rasa hormatnya kepada ulama besar yang tinggal di Ponorogo, KH Muhammad Besari. Anies menyempatkan tinggal dan bermalam di kamar sang kyai.

Anies menceritakan bahwa Tahun 2009, menerima amanah untuk memanfaatkan dan mengurus sebuah Joglo yang usianya lebih dari 300 tahun. Sejak itu berkeinginan untuk bisa menjenguk lokasi asalnya yaitu Desa Tegalsari,” tulis Anies dalam akun Facebook-nya pada Selasa, 27 April 2021.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.