Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 23:31 WIB
Surabaya
--°C

Ganti Penggunaan Air Tanah, PAM Jaya Berupaya Tambah Pasokan Air Baku

JAKARTA–KEMPALAN: Perumda PAM Jaya mendapat mandat resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk merealisasikan cakupan 100 persen air bersih ke seluruh penjuru Jakarta. Mandat itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 7 Tahun 2022 tentang percepatan peningkatan cakupan layanan air di ibu kota.

Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin mengungkapkan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk merealisasikan mandat tersebut. Salah satunya yang sudah dilakukan, yakni dengan menambah air baku.

“Beberapa strategi yang akan dilakukan PAM Jaya salah satunya menambah air baku yang kemudian bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Jakarta. Kita mengenal dengan istilah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan inilah yang akan kita bahas hari ini, di mana kita juga mendapatkan penugasan dari Pemprov DKI Jakarta untuk pengembangan SPAM,” kata Arief dalam diskusi di Jakarta, Senin 8 Agustus 2022.

Arief menjelaskan, SPAM ni akan berfungsi untuk mempercepat cakupan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat di Jakarta yang targetnya 100 persen akan terealisasi pada 2030.

“Target pelayanan 100 persen di tahun 2030 dan proses dari domino effect atas kita bisa melayani 100 persen ini adalah mengurangnya penggunaan air tanah yang ada di DKI Jakarta,” ungkapnya.

Sebelumnya, Arief mengutarakan isu yang menjadi perhatian PAM Jaya adalah penggunaan air tanah yang cukup besar di wilayah DKI Jakarta. Akibatnya, 90 persen wilayah DKI diprediksi tenggelam pada 2050.

“Di Provinsi DKI Jakarta, isu tentang air minum memang masih tinggi, di antaranya pengambilan, penggunaan air tanah,” kata Arief.

Penggunaan air tanah, kata dia, di Provinsi DKI Jakarta masih sangat tinggi, sehingga membuat banyak efek ekologi yang menjadi salah satu ancaman.

Arief menyebutkan 90 persen wilayah Jakarta, khususnya di bagian utara diprediksi tenggelam pada 2050 jika masalah penggunaan air tanah tidak segera diselesaikan.

“Ada beberapa isu yang juga menjadi salah satu tantangan PAM Jaya, yaitu penurunan muka tanah. Dilansir dari BBC, Jakarta bisa tenggelam dalam waktu yang tidak lama lagi, jika penggunaan air tanah terus berlangsung,” tuturnya. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.