Sabtu, 25 April 2026, pukul : 22:59 WIB
Surabaya
--°C

Di Tengah Suramnya Ekonomi Dunia, Ekonomi RI Kuartal II-2022 Diprediksi Meningkat di Atas 5%

JAKARTA-KEMPALAN: Pertumbuhan ekonomi RI pada Kuartal II-2022 diprediksi oleh ekonom akan mencapai di atas 5 persen. Angka tersebut jauh lebih baik jika dibandingkan dengan negara lainnya yang bahkan mengalami resesi.

Pada kuartal II-2022 pertumbuhan ekonomi RI diprediksi akan lebih tinggi dibandingkan pada kuartal sebelumnya. Hal tersebut didorong oleh kinerja positif dari konsumsi, investasi, dan ekspor yang kuat.

Kinerja ini diraih RI di tengah banyaknya negara yang mengalami perlambatan ekonomi bahkan masuk ke jurang resesi.

Damhuri Nasution, Kepala Ekonom BNI Sekuritas, memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi RI secara tahunan pada kuartal II-2022 mencapai 5,37 persen atau di atas pertumbuhan ekonomi pada kuartal I sebesar 5,01 persen.

Lalu, secara kuartalan pertumbuhannya akan mencapai 3,67 persen dan di atas realisasi kuartal yang terkonsentrasi sebesar 0,96 persen.

“Konsumsi rumah tangga sebagai mesin pertumbuhan utama memperoleh pertumbuhan yang solid, investasi dan ekspor yang kuat, dan pengeluaran fiskal memberi lebih banyak torsi dan kekuatan pada output ekonomi,” ungkap Damhuri, pada Kamis (4/8/2022).

Tekanan inflasi dan optimisme konsumen terhadap kondisi serta prospek ekonomi saat ini telah terkendali sejak adanya keputusan pemerintah untuk mengizinkan mudik lebaran.

Indeks kepercayaan konsumen menyentuh rekor tertingginya pada kuartal kedua dan juga dengan penjualan ritel yang tumbuh sebanyak dua digit.

Sama halnya seperti Damhuri, Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI juga meyakini pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal II-2022 akan di atas 5 persen.

“Kami memperkirakan kuartal II masih akan tumbuh di atas 5 persen, terutama kuartal I waktu itu 5,01 persen, maka kami memperkirakan kuartal II juga akan bertahan di atas 5 persen,” ungkap Sri Mulyani diambil dari kutipan Kompas.com, Jumat (5/8/2022).

Menurut Sri Mulyani, konsumsi rumah tangga saat ini masih terpantau kuat karena pada Juni 2022 ini Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada di level 128,2 dan lebih tinggi dibandingkan bulan Maret di level 111.

Sementara itu, pada kuartal II-2022 realisasi investasi RI juga terpantau positif, yaitu mencapai Rp302,2 triliun. Lalu kinerja ekspor yang positif pada kuartal II-2022 juga memengaruhi neraca perdagangan surplus mencapai 15,55 miliar dollar AS.

“Investasi meningkat sangat baik, kami memperkirakan akan tumbuh lebih tinggi, dan ekspor tumbuh 40 persen untuk Juni saja. Jadi ini masih tumbuh sangat tinggi dalam satu kuartal,” pungkasnya.

Di samping itu Teuku Riefky, Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), memprediksi produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II-2022 akan mengkilat sebesar 5,07 persen year on year.

“Konsumsi rumah tangga kemungkinan besar akan tumbuh lebih besar pada kuartal II 2022 karena momentum Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Pada saat yang bersamaan dengan pemulihan permintaan, kredit terus meningkat,” ungkap Riefky pada Kamis (4/8/2022). (Katadata/Kompas/VIVA, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.