Suharyanto
Mungkin rencana renovasi ruang Kepala BRIN ada lengkap segala fasilitas: test PCR, teleskop tengok hilal, microskop elektron, sampai mampu deteksi jurnal abal2 dll… Yg penting ada CCTV
rihlatul ulfa
bisnis selalu saja berbanding lurus dengan sebuah ketakutan. dan penyakit sebagai pemicunya.. 8 juta untuk sekali tes, mending berfikir hidup dan mati sudah di tentukan oleh Allah, jadi uang 8 jutanya mending buat liburan hehe dari pada tetep tes 8 juta tapi tetep saja mati,yang rugi sudah pasti anda, yang untung dan bisa liburan sana sini ya cuma mereka para pembisnis itu wkwkwk
Liam Then
Saya waktu itu minta sinovac malah dikasih pfizer. Biar bisa kemana saja katanya. Karena ada negara yang tidak mengakui vaksin sinovac. Ya sudahlah, nrimo dan mangut-mangut aja. Terlanjur dikira mampu keluar negeri. Bersyukur berarti potongan muka ada. Kwkwkwkkw.
Jimmy Marta
Antibody dari vaksin sinovac tetap bisa mengatasinya, kata pakdhe indro. Saya dan banyak yg lain cukup gembira. Saat ada “perintah” wajib vaksinasi, kita tidak bisa memilih. Hanya sinovac yg tersedia. Merek lain, pfizer, astrazeneka, johnson n johnson itu hanya untuk kalangan terbatas. Entah termakan pendapat atau promosi, waktu itu ada opini sinovac itu paling rendah efikasinya (Ini kebenaran apa bukan..?) Hingga banyak teman2 saat vaksinasi wajib itu bertanya ke tim apakah ada vaksin lain. Ternyata gk ada pilihan, ya sudah.. pasrah. Ternyata oh ternyata (gile pake gaya media berita bohongan) merek2 lain itu gk semua dapat menangkal covid dg varian2 baru nya. Disebut sin** lah (sengaja di samarkan biar gk terkesan promosikan, anggap sj anda belum tahu..haha) yg paling mudah mengenal varian baru itu. Pasrah terkadang juga berkah. Yg penting imun meningkat

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi