PERTH-KEMPALAN: Manchester United tidak mampu menggenapi tur pramusimnya di Asia-Australia dengan nilai sempurna. Jumat malam (23/7), United hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan sesama klub kontestan Liga Primer Inggris, Aston Villa.
Skor yang berbanding terbalik dengan penampilan United dalam tiga laga pramusim sebelumnya musim panas ini. Sebelumnya, United selalu bisa menang besar dengan kebobolan mentok sebiji gol.
BACA JUGA: Tanpa CR7, Manchester United Punya Trio RMS
Seperti saat menghancurkan runner up Liga Primer Inggris Liverpool FC empat gol tanpa balas di Rajamangala Stadium, Bangkok, 12 Juli lalu. Atau menekuk klub Liga Australia, Melbourne Victory 4-1 (15/7) dan sesama klub Liga Primer Inggris lainnya, Crystal Palace, dengan skor 3-1 (19/7).
Sempat unggul dua gol terlebih dulu lewat Jadon Sancho (menit ke-25) dan gol bunuh diri bek kanan Villa Matty Cash pada menit ke-42, United justru kemasukan dua gol ketika babak kedua. Dimulai dari gol Leon Bailey pada menit ke-49.
Callum Chambers yang memupus ambisi The Red Devils (julukan United) menutup tur Asia-Australia-nya dengan nilai sempurna. Gol di menit ketiga babak injury time itu memaksa United bermain imbang 2-2.
Kegagalan itu disebut-sebut ada kaitannya dengan kondisi lapangan Optus Stadium. Lapangan sudah tergenang air setelah hujan lebat yang mengguyur kota Perth sepanjang hari Sabtu. Bahkan wasit baru memberikan instruksi laga bisa dilangsungkan setelah mengecek kondisi lapangan dua jam sebelum kickoff.

’’Kondisi lapangan semakin menyulitkan kami pada babak kedua,’’ keluh bek kanan United Diogo Dalot seperti dikutip dari laman resmi klub.
’’Kalian semua bisa melihat kan, kondisinya sangat sulit, lapangan ini tidak baik dipakai bermain sepak bola,’’ sambung Dalot. Dua gol yang menjebol gawang United malam itu pun dia klaim juga andil dari buruknya lapangan.
’’Kami kebobolan dari beberapa kali situasi serangan balik yang tidak seharusnya terjadi. Tentu kondisinya semakin sulit saja, jadi permainan kami pun sedikit lebih jelek,’’ tuturnya.
Tacticus Erik ten Hag juga menyoroti buruknya kondisi lapangan. Akan tetapi, Ten Hag menyebut harusnya pemain-pemain United punya kemampuan untuk tetap menjaga performanya di lapangan buruk sekalipun.
’’Lagipula kedua tim ini juga sama-sama merasakannya (lapangan yang buruk). Ini hasil yang kurang bagus bagi kami, tapi ini sudah cukup memberikan pelajaran bagi kami,’’ ucap Ten Hag kepada MUTV.
’’Pelajaran yang terpenting adalah menjaga fokus ketika sudah unggul dari lawan,’’ harap Ten Hag. Uniknya, hasil ini ternyata mengulangi pertemuan kedua klub pada pekan ke-22, 16 Januari lalu. Saat itu United pun ditahan imbang 2-2 Villa setelah unggul dua gol. (manutd.com, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi