Jumat, 17 April 2026, pukul : 14:30 WIB
Surabaya
--°C

Sosok Ini yang Pimpin Indonesia dalam Islamic Solidarity Games 2021

JAKARTA-KEMPALAN: Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi menunjuk Rafiq Hakim Radinal sebagai Chef de Mission (CdM) Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 Konya yang berlangsung pada 9-18 Agustus 2022.

Pemilihan pimpinan kontingen dari internal NOC Indonesia dilakukan untuk mempermudah koordinasi.

“Rapat Komisi Eksekutif memutuskan, CdM ISG dijabat oleh Bapak Rafiq Hakim Radinal yang juga merupakan salah satu Komisi Eksekutif NOC Indonesia,” kata Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, Jumat (22/7).

BACA JUGA: Persiapan ISG Dipastikan Lancar, Indonesia Siap Turun di Konya 2022

“Pemilihan sosok internal kami sebagai CdM ISG dengan beberapa pertimbangan, salah satunya mempermudah koordinasi keberangkatan, mengingat multi-event ini merupakan ajang partisipasi sekaligus tryout menuju agenda yang lebih besar pada tahun depan, yaitu SEA Games Kamboja serta Asian Games Hangzhou, sehingga kami memutuskan tidak melibatkan pihak luar,’’ tambah Okto (sapaan akrab Raja Sapta Oktohari).

Sementara itu, Rafiq berkomitmen akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan Tim Indonesia untuk ISG Konya dengan optimal. Rafiq akan dibantu oleh tim headquarter yang memiliki pengalaman di SEA Games 2021 Vietnam.

“Terima kasih kepada Ketua Umum NOC, Sekjen, dan para KE serta Kemenpora atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk menjadi CdM Tim Indonesia untuk ISG Konya. Dalam persiapannya, pasti ada tantangan-tantangan, tetapi saya percaya dengan kerja sama dan koordinasi yang terbangun antara Tim HQ dan juga NOC Indonesia semuanya dapat teratasi. Saya meminta doa dari seluruh masyarakat di Tanah Air agar Tim Indonesia dapat meraih prestasi membanggakan di Konya,” ujar Rafiq

BACA JUGA: Setelah SEA Games, Begini Agenda Multievent hingga 2023

Sebagai informasi, ISG Konya mempertandingkan 20 cabang olahraga (cabor), yaitu atletik, panahan basket 3×3, bocce, balap sepeda (jalan raya dan trek), anggar, sepak bola, senam (artistik, aerobik, ritmik), bola tangan, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, tenis meja, taekwondo, voli, angkat besi, gulat (freestyle, greco-roman), panahan tradisional.

Seluruh venue untuk cabang olahraga tersebut, dikatakan Rafiq, sudah selesai dibangun oleh tuan rumah. “Dalam CdM Meeting terakhir, mereka sudah siap melaksanakan ISG,” ujar Rafiq.

ISG merupakan multi-cabang olahraga internasional di bawah naungan Islamic Solidarity Sports Federation (ISSF) yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali dan diikuti 57 negara anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC). Konya merupakan tuan rumah ISG edisi kelima yang seharusnya diadakan 2021, tetapi penyelenggaraan ditunda hingga 2022 karena pandemi Covid-19. (NOC Indonesia, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.