Senin, 22 Juni 2026, pukul : 14:44 WIB
Surabaya
--°C

Persiapan ISG Dipastikan Lancar, Indonesia Siap Turun di Konya 2022

KONYA-KEMPALAN: Ajang multievent Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 yang akan berlangsung di Konya, Turki, antara 9 sampai 18 Agustus mendatang dipastikan sudah siap untuk digelar. Sebagai penyelenggara, Turkey Islamic Solidarity Games Organizing Committee (TISGOC) memastikan segala persiapan ISG berjalan lancar. Seluruh venue telah rampung dan siap digunakan untuk event olahraga solidaritas negara-negara anggota OKI itu.

Hal tersebut diungkapkan Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Rafiq Hakim Radinal yang hadir dalam Chefs de Mission (CdM) Meeting ISG kedua yang berlangsung pada 1-6 Juli. Rafiq yang didampingi NOC Relation Diana Roeroe serta General Affair Permadi berkoordinasi secara aktif dengan TISGOC untuk memastikan kelancaran partisipasi Indonesia.

“TISGOC memastikan segala venue sudah rampung dan siap digunakan. Indonesia pun sudah siap tampil di ISG Konya,” ujar Rafiq.

“Dalam CdM Meeting kali ini, NOC Indonesia berkesempatan melalukan one on one meeting dengan 15 direktorat TISGOC, mulai dari pembahasan akreditasi hingga sport entry. Respons TISGOC sangat positif, apalagi mereka sempat menyebut bahwa Indonesia merupakan NOC terbaik karena data setiap departemen sudah siap,” lanjut Rafiq.

BACA JUGA  Sinergi Sport Science dan Pemulihan Fisik: Ashuma Sports Massage 2 Resmi Beroperasi di Sidoarjo

ISG Konya akan mempertandingkan 20 cabang olahraga (cabor), yaitu atletik, panahan, basket 3×3, bocce, balap sepeda (jalan raya dan trek), anggar, sepak bola, senam (artistik, aerobik, ritmik), bola tangan, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, tenis meja, taekwondo, voli, angkat besi, gulat (freestyle, greco-roman), panahan tradisional.

Rafiq menjelaskan TISGOC juga sudah melakukan drawing untuk 3 cabang olahraga (cabor) beregu, yakni bola tangan, voli, dan sepak bola. Dari ketiga cabor ini, Indonesia hanya menurunkan tim voli putri. Berdasarkan drawing, lanjut Rafiq, voli putri Indonesia menempati Grup A bersama Uzbekistan, Turki, dan Iran. Sementara Grup B dihuni Afghanistan, Senegal, Kamerun, serta Azerbaijan.

“Komitmen NOC Indonesia adalah menjadikan ISG sebagai ajang solidaritas sebagai sasaran antara menuju ajang prestasi SEA Games 2023 Kamboja dan Asian Games 2022 Hangzhou,” kata Rafiq.

BACA JUGA  Unesa dan Anjasmara Cetak Rekor Dunia MURI, Satukan 3.000 Jiwa dalam Deklarasi Yoga Inklusif Terbesar

Terkait protokol kesehatan, Rafiq menjelaskan TISGOC memiliki aturan ketat sebagai langkah preventif pencegahan covid-19. Menurutnya, atlet dan official yang tinggal di athlete village wajib melakukan PCR dalam 48-72 jam sebelum keberangkatan.

“Hasil PCR negatif baru bisa berangkat dan atlet dan official akan dites kembali setibanya di athlete village. Semua yang berangkat juga wajib menyertakan sertifikat vaksin,” ujar Rafiq.

“Nanti di athlete village juga akan tersedia klinik dengan petugas medis, dokter, fisioterapi, dan masseur yang melayani seluruh kontingen dan jika memerlukan obat ataupun perlengkapan media lainnya dapat dibeli di apotek yang tersedia di athlete village,” pungkas Rafiq. (NOC Indonesia, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.