Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 12:15 WIB
Surabaya
--°C

Nilai Ekspor CPO Melonjak Sebesar 862,66 Persen, Paling Banyak Ekspor ke China dan Pakistan

JAKARTA-KEMPALAN: Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Juni 2022 nilai ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit Indonesia mengalami kenaikan sebesar 862,66 persen secara month to month (MoM) dan naik sebesar 89,29 persen secara year on year (YoY).

Pada bulan Juni 2022, nilai ekspor CPO mencapai USD 2,74 miliar. Margo Yuwono, Kepala BPS, mengatakan bahwa kenaikan tersebut karena adanya lonjakan yang terjadi pada volume ekspor CPO.

Hal tersebut terjadi karena pemerintah telah mencabut larangan ekspor CPO dan produk turunannya pada bulan 23 Mei 2022 lalu.

“Jika dilihat grafiknya, ekspor CPO sempat drop (pada Mei 2022), lalu meningkat tajam (pada Juni 2022). Ini disebabkan karena volume yang meningkat,” ucapnya pada hari Jumat (15/7/2022).

“(Minyak kelapa) sawit juga trennya kalau secara umum itu mengalami peningkatan, minyak kelapa sawit ya, kecuali pada bulan Mei tahun 2022 di mana saat itu memang ada kebijakan dalam negeri yang melarang ekspor minyak kelapa sawit,” katanya.

Volume ekspor CPO pada bulan Juni 2022 berdasarkan data BPS mencapai 1,76 juta ton. Angka tersebut mengalami lonjakan jika dibandingkan bulan lalu yang mencapai 182,8 ribu ton.

Volume ekspor pada bulan Juni 2022 ini juga telah melampaui ekspor CPO pada bulan April 2022 yang mencapai 1,52 juta ton. Selain itu, nilai ekspor bulan Juni 2022 bisa tetap tinggi walaupun harga global CPO anjlok hingga mencapai 12,57 persen.

Pada bulan Juni 2022, negara tujuan utama ekspor CPO Indonesia adalah Pakistan yang mencapai USD 450,63 juta. Dibandingkan bulan Mei 2022, nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 1,958 persen hingga mencapai USD21,89 juta.

Selain itu, ekspor CPO ke China pada Juni 2022 naik sebesar 291,1 persen atau mencapai USD 314,38 juta jika dibandingkan ekspor bulan Mei 2022 yang mencapai USD 80,38 juta.

Selanjutnya, negara tujuan utama ekspor CPO Indonesia pada bulan Juni 2022 adalah India yang mencapai USD 270,57 juta. Namun, pada bulan sebelumnya Indonesia tidak melakukan ekspor ke Bangladesh.

Terakhir, pada bulan Juni 2022 ekspor CPO Indonesia ke Bangladesh mencapai USD 160,65 juta. Sama seperti India, Indonesia pada bulan sebelumnya tidak melakukan ekspor ke Bangladesh. (Katadata/IDNTimes/CNBC, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.