KEMPALAN: Di akhir zaman seperti saat ini, saat kita mendengar kata ini akan lebih banyak perhatian kita untuk menunggu kelanjutannya, kira-kira cerita apa yang akan mengikutinya. Selingkuh. Dalam Islam artinya berkhianat. Dikenal dengan nama al khianah az zaujiyah yang artinya seseorang telah berpaling dari pasangan sahnya. Mungkin usia kata ini hampir sama dengan usia penciptaan manusia. Nampak enak di dengar namun begitu perih dirasakan.
Selingkuh bukanlah hal yang baru atau barang aneh yang terjadi di zaman seperti saat ini. Ia muncul dengan berbagai variannnya. Ada selingkuh politik, ada selingkuh ekonomi, ada selingkuh budaya dan yang lain. Namun yang paling jamak dan selalu menjadi viral adalah perselingkuhan dalam bidang cinta. Dalam masyarakat kita dewasa ini, perselingkuhan diartikan dengan kecurangan dalam hubungan cinta antara seseorang dengan pasangannya.
Perselingkuhan dalam bidang cinta ini biasanya disebabkan karena merasa kesulitan dalam menyelesaikan masalah, terutama dalam rumah tangga. Atau merasa tidak nyaman dengan sikap pasangan yang menyebabkan salah satu pihak mencari kenyamanan pada orang lain. Ada juga yang namanya Selingkuh hati. Artinya berbagi ikatan emosional yang mendalam dengan orang lain selain pasangan. Meskipun semua ini termasuk dalam perbuatan tercela, namun masih banyak orang yang melakukan dan menggemarinya.
Selingkuh bisa juga terjadi karena sulitnya seseorang menahan godaan dari orang lain. Islam melarang hal tersebut, karena dapat dikategorikan sebagai orang yang berkhianat. Khianat adalah dosa besar yang dilarang oleh Allah, “Allah tidak akan memberikan hidayah terhadap tipu daya orang-orang yang berkhianat.” (QS. Yusuf : 52). Kenyamanan yang dirasakan dari peselingkuhan ini biasanya hanya fatamorgana, tidak pernah menjadi kenyataan dalam hidupnya. Karena energi yang dipancarkan orang yang berselingkuh adalah energi negatif. Energi negatif dapat membawa pengaruh yang buruk bagi orang yang melakukannya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi