YOGYAKARTA–KEMPALAN: Belum lama ini beredar di media sosial Facebook foto-foto zaman dulu alias jadul Anies Baswedan memakai pakaian adat Jawa, baju tradisional Jawa lengkap dengan tutup kepala atau yang disebut blangkon.
“Kebhinnekaan terus tertanam dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia,” demikian salah satu narasi dari ragam foto-foto yang dibagikan di Facebook seperti dilihat Rabu, 13 Juli 2022.
Menanggapi foto-foto itu, seorang teman akrab Anies Baswedan sewaktu di SMAN 2 Yogyakarta, Herimawan Djarot Pribadi mengaku sudah tidak kaget. Sebab, Anies Baswedan sejak kecil tumbuh dan dibesarkan di Yogyakarta. Sejak kecil pula sudah ditanamkan memakai pakaian adat Jawa. “Begitulah Anies sewaktu masih kecil, remaja hingga tumbuh dewasa,” katanya di Yogyakarta, Rabu, 13 Juli 2022.
Menurut dia, dalam keseharian sewaktu di SMAN 2 Yogyakarta dulu, Anies berkomunikasi dengan teman-temannya menggunakan Bahasa Jawa Ngoko. Sedangkan dengan orang yang lebih tua seperti guru, juga fasih Bahasa Jawa Kromo Inggil dan Kromo halus. “Mas Anies fasih bahasa Jawa ngoko maupun kromo, karena sejak SD sudah sekolah di Yogya,” kata Djarot.
Teman akrab Anies di SMAN 2 Yogyakarta lainnya, Moch Iqbal mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta ini pernah tampil sebagai cover majalah Persada dengan pekaian Jawa lengkap dengan blangkon dan keris. Majalah Persada merupakan produk jurnalistik di sekolah tersebut.
Menurut Iqbal, majalah bergambar sampul Anies itu terbit 2 Agustus 1987. Persis saat Anies mau mengikuti program pertukaran pelajar Indonesia-Amerika Serikat atau American Field Services (AFS) di Amerika Serikat.
Tentu ada makna tersendiri mengapa mantan Rektor Paramadina itu memakai baju adat Jawa di cover majalah tersebut. “Anies ingin menebarkan patriotisme, cinta budaya sendiri. Saat seusia pelajar pada masa itu gandrung dengan budaya Barat, Anies tampil pede dengan memakai baju adat Jawa di cover majalah itu,” ucap Iqbal.
Bukti kecintaan terhadap budaya Jawa dalam diri Anies Baswedan juga diungkapkan oleh pengelola kantin SMAN 2 Yogyakarta, Jumari. Saat Anies Baswedan sudah menjadi Gubernur DKI Jakarta menyempatkan mampir di sekolah yang berada di Jalan Bener Nomor 30, Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta ini.
Jumari mengatakan, dalam kesempatan mampir itu, Anies memberi bantuan seperangkat alat musik Jawa, gamelan kepada SMAN 2 Yogyakarta. “Mas Anies datang ke sekolah, lalu memberi bantuan seperangkat alat musik gamelan lengkap dengan dudukannya itu,” ungkapnya.
Sebelum ada bantuan itu, kata dia, para siswa saat latihan harus pinjam ke tempat lain. Kini setelah punya seperangkat gamelan, untuk kegiatan ekstra kurikuler siswa bisa pakai punya sendiri dari bantuan itu. “Maksud Mas Anies biar para siswa latihan tidak perlu pinjam lagi, tapi pakai punya sendiri sekaligus untuk nguri-uri kesenian Jawi,” kata Jumari. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi