SURABAYA-KEMPALAN: Atlet balap sepeda Kota Surabaya yang meraih medali di Porprov VII Jatim 2022 mendapat apresiasi dari ISSI Kota Surabaya. Peraih medali emas diganjar uang Rp 1 juta dan peraih perunggu Rp 500 ribu.
Uang apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua ISSI Kota Surabaya Tato Sapto Winahyu, Bendahara ISSI Kota Surabaya Eri Hartanti, dan Wakil Ketua KONI Kota Surabaya Budi Hariyono dialam.acara ramah di Rumah Makan Joss Gandos Jl.Raya Jemursari Surabaya, Sabtu (9/9) siang.
Cabor balap sepeda Kota Surabaya sendiri pada Porprov 2022 menjadi runner-up di bawah Kota Malang yang meraih juara umum. Kota Surabaya membabit 3 medali emas dan 1 medali perunggu. Sedang Kota Malang meraih 5 medali emas
Tiga medali emas Kota Surabaya tersebut 2 diantaranya dipersembahkan oleh Syahla Syariah dari nomor Criterium Putri dan Individual Time Trial (ITT)! Putri. Satu medali emas lagi disumbangkan Rasya Ramadhani dari nomor Criterium Putra. Sedang 1 medali perunggu direbut Arief Amartya Regina Agustina dari nomor Individual Road Race (IRR) Putri.
“Ini bukan bonus atau reward, tapi sebagai bentuk apresiasi saya sebagai Ketua ISSI Kota Surabaya kepada para atlet peraih medali di Porprov VII kemarin,” kata Ketua Umum ISSI Kota Surabaya Tato Sapto Winahyu.

Karena itu, ia berharap para atlet yang menerima tidak melihat besarannya. Sedang bagi yang belum meraih medali tidak perlu berkecil hati atau putus asa “Teruslah berlatih lebih keras lagi karena tahun depan masih ada Porprov VIII,” ujar Sapto.
Pasalnya, lanjut Sapto, para atlet yang berjuang di Porprov VII masih bisa tampil lagi tahun depan di Porprov VIII 2023. Kecuali Rasya Ramadhani karena usianya sudah melebihi.
Selain itu, tiga atlet peraih medali di Porprov VII 2022 ini akan diterjunkan di Kejurnas Road Bike dan Montain Bike (MTB) yang akan digelar di Banyuwangi, pertengahan Juli 2022 mendatang.
Untuk nomor Road Bike berlangsung pada 15-18 Juli. Sedang rangkaian balapan dalam nomor MTB akan dilaksanakan pada 19-24 Juli. “Anak-anak akan turun di nomor Road Bike, sedang MTB kita tidak ikut,” terang Sapto
Sapto juga menegaskan bahwa di Kejurnas Road Bike tersebut tiga atlet Surabaya yang meraih medali di Porprov VII tidak dibebani target. ” Hanya untuk menambah pengalaman bertanding atau jam terbang saja. Nggak ada target. Usianya kan masih muda-muda,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi