Namun kata dia, hal itu luntur setelah melakukan pertemuan dan melakukan klarifikasi langsung dengan orang nomor satu di Ibu Kota tersebut. Menurutnya, ternyata Anies jauh dari kata negatif tersebut.
Resonansi Anies selama memimpin Jakarta ternyata tak hanya bergaung di Jakarta dan hanya dirasakan oleh orang Jakarta, perasaan damai dan diperlakukan adil, menghujam di setiap relung masyarakat Indonesia yang rindu akan hadirnya pemimpin yang adil dan mendamaikan.
BACA JUGA: Anies Baswedan, Gagasan Narasi Karya, Menjawab Tantangan Masa Depan
Anies tak lagi hanya milik masyarakat Jakarta tapi sudah menjadi milik masyarakat Indonesia bahkan dunia.
Gagasan dan diwujudkan dalam program kerja memberi warna tentang demokrasi yang ada di Jakarta. Anies memperlakukan kelompok ummat beragama secara adil sesuai dengan proporsinya, sehingga kini Anies menjadi bapak demokrasi dan bapak toleransi di Jakarta.
Gagasan Anies tentang perubahan iklim dan menyelamatkan masa depan dunia di forum PBB, agar setiap negara saling bahu membahu berkolaborasi menyelamatkan masa depan dunia tanpa menunggu waktu lama juga disetujui dan menjadi agenda dunia.
Ini menunjukkan kapasitas Anies yang mampu menggerakkan dan menyatukan dunia dalam perspektif yang sama.
Anies tak hanya demokratis, Anies juga toleran dan tentu saja Anies adalah pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan baik dan mempersatukan.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi