TOKYO-KEMPALAN: Seorang Pria telah dilaporkan ditangkap dalam sebuah kasus penembakan mantan Perdana Menteri Jepang—Shinzo Abe pada Jumat (8/7) yang sempat menjabat dua periode.
🇯🇵 High quality footage of the former Prime Minister of Japan, Shinzo Abe, being shot at from behind with an improvised double barreled shotgun. pic.twitter.com/5hAguOc8fo
— Brian X- Veterans for the Constitution (@admiral747) July 8, 2022
Kepala Sekretaris Kabinet yaitu Hirokazu Matsuno telah memberikan pernyataan resminya.
“Mantan Perdana Menteri Abe ditembak sekitar pukul 11.30, di wilayah barat, Nara” ucapnya ke wartawan.
Shinzo Abe—dikatakan sedang berkampanye untuk pemilihan Majelis Tinggi Parlemen yang akan dilaksanakan pada Minggu (10/7).
Ia berkampanye pada sekitar pukul 11.30 waktu setempat di kota Nara, wilayah Barat Jepang.
Kemudian, pria yang sudah diidentifikasi bernama Yamagami Tetsuya (41) datang membawa sebuah senjata yang diduga rakitan dan langsung menembak Abe tepat di dada dan punggung.
Photo of the suspect that shot Japanese former PM Shinzo Abe. The weapon looks like a custom sawed-off shotgun. pic.twitter.com/eVDcZPZ5xW
— Global: MilitaryInfo (@Global_Mil_Info) July 8, 2022
Tembakan kedua di punggung kemudian menyebabkan Abe jatuh terpuruk ke jalan.
🚨🇯🇵 Shinzo Abe shot in the chest in Nara City. Suspect in custody.
🚨🇯🇵 NHK: Japanese Police arrested the suspect involved in assassination attempt of former Japanese Prime Minister Shinzo Abe
🚨🇯🇵 According to ruling LDP members former Prime Minister Abe is unconscious. pic.twitter.com/zaoj03F2Q6
— morpheus💊🍊 (@morpheus7701) July 8, 2022
Sadisnya, NHK, media Jepang mengatakan bahwa setelah menembak, sang tersangka tidak mencoba untuk melarikan diri—namun berdiam diri seolah-olah menikmatinya.
Pelaku kemudian langsung ditangkap oleh Kantor Polisi Nara untuk dimintai keterangan.
Sempat dilaporkan juga bahwa Shinzo Abe pingsan persis setelah ditembak.
Ia kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat.
Former PM Shinzo Abe arriving at the hospital after being airlifted via medical helicopter.pic.twitter.com/3wKfGxIoqd
— 🌹🇺🇸 Deb-Plorable Lee 🇺🇸🌹 (@DebraLee_1234) July 8, 2022
Sejauh ini, belum ada informasi resmi terkait keadaan Abe—namun mantan Gubernur Tokyo yaitu Yoichi Masuzoe berkata bahwa Abe dalam keadaan henti jantung—yang di seringkali digunakan sebagai ucapan kematian di Jepang.
(Detik/AP, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi