Pada skala lokal, ACT mengembangkan jejaring ke semua provinsi dan sudah punya jaringan di 30 provinsi dan 100 kabupaten-kota di seluruh Indonesia. Dengan jaringan yang masif ini ACT dikelola dengan manajemen modern dan profesional. Eksekutifnya di level pusat juga digaji besar mirip perusahaan nasional skala besar.
Organisasi pengumpul amal menjamur di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Banyak di antaranya yang dikelola dengan baik dan profesional, banyak juga yang dikelola dengan acak-acakan. Cara pengumpulan dana mulai dari yang profesional sampai yang mempergunakan digital marketing yang serampangan sampai terkesan doxing.
BACA JUGA: Bangsa Kuli
Bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa paling dermawan di seluruh dunia. Tahun ini Indonesia dikukuhkan sebagai negara paling dermawan di dunia versi World Giving Index 2021. Laporan World Giving Index (WGI) yang dirilis oleh CAF (Charities Aid Foundation) menempatkan Indonesia di peringkat pertama dengan skor dari 69%.
The World Giving Index (WGI) adalah laporan tahunan yang diterbitkan oleh Charities Aid Foundation (CAF), menggunakan data yang dikumpulkan oleh Gallup, dan memeringkat lebih dari 140 negara di dunia berdasarkan seberapa dermawan mereka dalam menyumbang.
Pada laporan WGI 2021 Indonesia menempati dua peringkat teratas dari tiga kategori atau indikator yang menjadi ukuran WGI, yakni menyumbang pada orang asing dan tidak dikenal, menyumbang uang dan kegiatan kerelawanan.
Hasil penelitian CAF menunjukkan lebih dari delapan dari 10 orang Indonesia menyumbangkan uang pada tahun ini, sementara tingkat kerelawanan di Indonesia tiga kali lipat lebih besar dari rata-rata tingkat kerelawanan dunia.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi