Kamis, 9 Juli 2026, pukul : 00:00 WIB
Surabaya
--°C

Aksi Cepat Tilep

Pandemi dan krisis ekonomi nampaknya tak menghalangi masyarakat Indonesia untuk berbagi. Pandemi dan krisis justru meningkatkan semangat solidaritas masyarakat untuk membantu sesama. Yang berubah hanya bentuk sumbangan dan jumlahnya saja. Masyarakat yang terkena dampak tetap berdonasi uang meski nilai sumbangan lebih kecil, atau berdonasi dalam bentuk lain, seperti barang dan tenaga.

Di beberapa lembaga sosial dan filantropi jumlah donasi tetap naik, meski peningkatannya tidak setinggi pada saat normal. Ibu-ibu membuat dapur umum dan membagikan makanan kepada orang-orang yang melakukan isolasi mandiri. Para tetangga patungan dengan sukarela untuk menyediakan makanan dan berbagai kebutuhan kepada tetangga yang melakukan isolasi mandiri.

BACA JUGA: Israel dan Piala Dunia

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka

Di sisi lain, ada paradoks yang terjadi di masyarakat Indonesia. Hasil survei Microsoft mengenai tingkat kesopanan pengguna internet pada 2020 menempatkan Indonesia pada posisi buncit. Dalam laporan berjudul ‘’Digital Civility Index (DCI)’’, Indonesia berada di urutan ke-29 dari 32 negara yang disurvei.

Ini merupakan peringkat terendah di Asia Tenggara. Laporan itu berdasarkan survei yang diikuti oleh 16.000 responden di 32 negara. Sistem penilaian laporan tersebut berkisar dari skala nol hingga 100. Semakin tinggi skor maka semakin rendah kesopanan daring di negara tersebut. Skor kesopanan daring di Indonesia sendiri naik delapan poin, dari 67 pada tahun 2019 menjadi 76 pada tahun 2020.

BACA JUGA  Mengapa Penderita NPD Tidak Betah di Hubungan yang Nyaman
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.