Pernyataan Amali harus dikoreksi. Tidak ada peristiwa olahraga apapun di dunia ini yang steril dari pengaruh politik, termasuk sepak bola. Peristiwa olahraga besar dunia seperti Olimpiade selalu diwarnai dengan persaingan politik. Peristiwa Piala Dunia sejak masa perang dunia pertama sampai sekarang juga tidak pernah sepi dari pengaruh politik.
Diktator Franco di Spanyol memakai klub Real Madrid sebagai simbol kedigdayaan ibukota terhadap daerah-daerah yang membangkang, terutama wilayah Catalan yang ingin memerdekakan diri. Sampai sekarang pertandingan El Clasico Real Madrid vs Barcelona masih tetap tidak bisa lepas dari persaingan politik.
BACA JUGA: From Russia with Love
Mussolini dan Hitler memanfaatkan turnamen Piala Dunia untuk mempromosikan ideologi fasisme dan nazisme mereka. Beberapa peristiwa Olimpiade diwarnai dengan saling boikot semasa periode Perang Dingin. Amerika Serikat memboikot Olimpiade Moskow 1980 gegara setahun sebelumnya Uni Soviet menginvasi Afghanistan.
Uni Soviet langsung membalas dengan dengan memboikot olimpiade musim panas di Los Angeles, 1984. Perang dingin antar-dua superpower itu mewujud sebagai persaingan antar-atlet di setiap arena pertandingan olahraga internasional.
Saat ini Rusia kembali merasakan pahitnya boikot olahraga akibat peristiwa politik. Serbuan Rusia terhadap Ukraina membuat tim sepak bolanya kehilangan kesempatan untuk bermain di Piala Dunia Qatar tahun ini. Begitu Rusia menyerang Ukraina, otoritas sepak bola Eropa UEFA dan FIFA sebagai otoritas sepak bola internasional langsung melarang Rusia mengikuti pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Akibatnya, Rusia harus gigit jari tidak bisa ikut Piala Dunia.
Penggemar sepak bola Rusia tentu sangat marah atas keputusan FIFA ini. Tetapi FIFA tidak ambil pusing. Keputusan sudah diambil dan Rusia tidak boleh ikut bermain di turnamen level dunia maupun Eropa. Keputusan ini sangat keras dan menyakitkan bagi sepak bola Rusia, tapi FIFA bergeming dan tetap menjatuhkan sanksi.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi