Abrokwa memukul dengan tangan kiri, dilanjut melumurkan sesuatu dari tangan kanannya, ke wajah wanita itu. Melumurkan seperti perias pengantin membedaki wajah pengantin. Jelas di CCTV.
Seketika, wanita itu jingkrak-jingkrak bagai kesetanan. Berteriak histeris. Mungkin, karena baunya meledak, seperti kata Herly.
Abrokwa ditangkap NYPD pada Senin, sepekan kemudian. Ia diadili, didakwa melakukan sentuhan paksa, ancaman, perilaku tidak tertib dan pelecehan. Ancaman hukuman lima tahun penjara.
Walikota New York, Eric Adams menyebut insiden itu sebagai “pengalaman mengerikan bagi siapa pun yang harus dilalui” pada konferensi pers Senin, 28 Februari 2022.
Wali Kota Eric: “Kotoran manusia atau seseorang yang meludahi wajah Anda, itu adalah tanda-tanda nyata dari masalah kesehatan mental … dan kita benar-benar harus menggali bagaimana kita menangani masalah kesehatan mental ini.”
Kejadian di New York, seperti kata Wali Kota Eric, dilakukan sangat aneh. Tanpa sebab yang jelas.
Sedangkan Napoleon terhadap Kace, alasannya jelas. Karena Kace diduga melakukan penistaan agama. Perkara hukum serius di sini. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi