MBS berambisi memodernisasi Arab Saudi dengan melakukan transformasi, kalau tidak revolusi. Bagi warga Arab Saudi yang konservatif dan terkenal dengan mazhab Wahabi yang puritan, memperbolehkan perempuan menyetir mobil sendiri adalah sebuah revolusi. Selama ratusan tahun sejak kerajaan Saudi berdiri di awal abad ke-18, perempuan diberi peran yang minimal di ruang publik.
Mengizinkan perempuan keluar rumah tanpa didampingi mahram merupakan revolusi bagi kalangan konservatif, demikian halnya membolehkan perempuan memamerkan rambutnya di depan umum. Bagi kalangan konservatif semua itu merupakan hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
BACA JUGA: Partai Bakso
MBS berani melakukan semua terobosan itu. Dalam Visi 2030 yang dicanangkannya ia ingin menjadikan Arab Saudi sebagai pusat modernitas di Timur Tengah dan melepaskan negaranya dari ketergantungan terhadap minyak. Untuk mencapai visi itu MBS harus membongkar tradisi-tradisi lama yang selama ini menjadi nilai utama konservatifisme di bawah mazhab Wahabi.
Dalam beberapa tahun terakhir terjadi perubahan revolusioner di Arab Saudi. Beberapa pertunjukan musik pop extravaganza digelar di Riyadh dan Jeddah, dan kota metropolitan Arab Saudi seperti Diriyyah. Penyanyi-penyayi top dunia seperti Enrique Eglisias, Mariah Carrey, Nicki Minaj, dan BTS sudah pernah mengadakan konser besar di Arab Saudi. Suasana konser sama saja dengan suasana di negara-negara lain yang gegap gempita dan disaksikan oleh penonton yang membaur antara laki-laki dan perempuan.
MBS berambisi meninggalkan ketergantungan ekonomi terhadap minyak yang sudah menjadikan negara itu negara petrodollar yang kaya raya. Dengan kekayaan tiliunan dolar yang menyembur dari minyak itu Arab Saudi membantu gerakan Islam di seluruh dunia dan menjadikan negara itu sebagai pusat kekuasaan Islam dunia. Arab Saudi mendanai pendidikan dan dakwah di seluruh negara Islam di dunia termasuk Indonesia. Dengan bantuan petrodolar itu Arab Saudi juga mengekspor faham Wahabi ke berbagai belahan dunia. Liberalisasi Arab Saudi akan membuat negara-negara Islam di berbagai belahan dunia kehilangan patron seperti anak ayam kehilangan induk.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi