Kerajaan Arab Saudi berdiri pada 1722 tepat 300 tahun yang lalu. Peringatan tiga abad dirayakan pada 22 Februari yang lalu sebagai hari nasional. Kerajaan ini berdiri setelah Ibnu Saud berkolaborasi dengan Muhammad Ibnu Abdul Wahab untuk menggulingkan penguasa Utsmaniah yang menguasai wilayah Arab. Atas bantuan Inggris pemberontakan Ibnu Saud bisa menggulingkan penguasa lama dan menguasai wilayah yang mencakup Mekah dan Madinah. Ibnu Saudi menjadi raja dan menasbihkan diri sebagai ‘’Penjaga Dua Kota Haram’’.
Muhammad Ibnu Abdul Wahab dikenal sebagai tokoh yang memperkenalkan pembaruan dan pemurnian ajaran Islam di Arab dengan ajaran untuk kembali kepada ajaran Alquran dan hadist yang murni. Abdul Wahab melakukan puritanisasi ajaran Islam dengan menentang ajaran yang berbau mistis secara keras. Gerakan pemurnian dilakukan antara lain dengan menghancurkan tempat-tempat mistis dan keramat seperti kuburan dan sejenisnya.
BACA JUGA: Murdock dan Elon Musk
Ibnu Saud melihat gerakan Abdul Wahab memperoleh dukungan yang luas dari masyarakat Arab. Abdul Wahab juga melihat gerakan militer Ibnu Saud bisa menjadi pelindung bagi gerakan pemurniannya. Dua tokoh itu kemudian berkolaborasi. Setelah kerajaan Arab Saudi berdiri Ibnu Saud menjadi raja dan Abdul Wahab menjadi pemimpin ulama kerajaan. Sejak itu mazhab Wahabi menjadi mazhab resmi kerajaan.
Tiga abad berlalu, dan sekarang MBS melakukan perubahan besar-besar termasuk mengurangi pengaruh ulama-ulama Wahabi yang dominan. Liberalisasi aturan terhadap perempuan bisa dipastikan akan membuat gerah ulama-ulama konservatif.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi