MALANG-KEMPALAN: Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) menginisiasi sebuah gerakan yang mengkampanyekan pengurangan pemakaian plastik di wilayah Kota dan Kabupaten Malang. Kampanye ini dilaksanakan dua hari berturut-turut pada hari sabtu (25/5/22) dan minggu (26/5/22).
Dalam kegiatan ini pemuda Malang Raya yang terdiri dari beberapa organisasi dan komunitas seperti Kader Hijau Muhammadiyah (KHM), dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Malang dan Kabupaten Malang. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya, Nasyiatul Aisyiyah Kota Malang, dan Front Nadliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA) Malang Raya melakukan kolaborasi Aksi Kampanye ini dinamai dengan Kampanye Rampas Plastik. Kampanye Rampas Plastik ini dilakukan di dua tempat.
Pada hari Sabtu dilaksanakan di Pasar Besar Kepanjen Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sedangkan pada hari Minggu aksi Kampanye Rampas Plastik bertempat di Pasar Blimbing, Jalan Borobudur, Kota Malang.
Dalam kampanye ini, para partisipan aksi melakukan penukaran totebag dengan plastik yang dibawa oleh masyarakat baik pembeli maupun ke beberapa penjual di pasar serta melakukan sosialisasi bahaya plastik bagi manusia dan alam.
Menurut Koordinator Kader Hijau Muhammadiyah Malang Raya Fahmi Ahmad Fauzan, kegiatan ini bertujuan untuk menambah kesadaran masyarakat sekitar, tentang bahaya plastik dan pentingnya kita untuk meminimalisir pemakaian plastik dalam setiap aktivitas dan kegiatan kita sehari-hari.

Fahmi Ahmad Fauzan berpendapat, “harus adanya pemahaman masyarakat tentang bahaya plastik dan penanggulangan yang tepat terhadap sampah plastik menjadi tugas kita bersama untuk saling mengingatkan satu sama lain, disini kami, Kader Hijau Muhammadiyah adalah sebagai salah satu kelompok masyarakat yang mencoba mengingatkan diri kami sendiri dan masyarakat luas akan bahaya-bahaya yang akan ditimbulkan dari sampah plastik ini.”
BACA JUGA: Meriah! Kegiatan Ramadhan For Earth Kader Hijau Muhammadiyah di Kulonprogo
“Sampah plastik yang kami tukar dengan totebag yang diberikan ke masyarakat akan kami bawa ke basecamp untuk dijadikan baik ecobrick ataupun olahan kreatifitas lainnya” Lanjut Fauzan
Salah satu Kader Hijau Muhammadiyah Tyo Dharmawan ketika ditanyai perihal bagaimana tanggapan masyarakat dia menjawab, “kegiatan ini memunculkan beberapa tanggapan dari masyarat, baik positif dan negatif namun kebanyakan masyarakat yang ditemui oleh kami memberikan tanggapan positif ada yang sampai minta dua totebag untuk kebutuhan berbelanjanya, dan tak lupa mendoakan kami pula semoga kampanye yang kami lakukan berjalan lancar”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi