Gubernur Khofifah Jamu Puan Maharani Makan Malam di Gedung Grahadi

waktu baca 4 menit
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) saat menerima kedatangan Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (2/3) malam.

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjamu Ketua DPR RI Puan Maharani berserta rombongan Fraksi PDI Perjuangan DPR RI makan malam di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (2/3) malam.

“Tadi kita suguhi lodeh, ikan pe dan rawon.Tadi saya juga promo nanas PK-1 dari Kediri. Ini adalah pilot project IPB dan sudah diekspor ke Singapura dan Jepang. Selain itu juga saya tunjukkan melon kotak dan love milik UPT Distan di Lebo Sidoarjo serta nangkadak dan buah mentega,” kata Gubernur Khofifah usai acara.

Pada kesempatan tersebut Khofifah juga menitipkan cangkokan pohon buah mentega yang tumbuh di halaman belakang Gedung Negara Grahadi untuk Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melalui Puan Maharani. “Bu Mega kan kolektor pohon-pohon langka. Lalu saya tanya ke Mbak Puan, kalau berkenan saya akan kirim cangkokannya,” tuturnya.

Menurut Khofifah, pohon buah mentega merupakan satu dari beberapa buah langka yang tumbuh. Biasanya buah itu disuguhkan untuk tamu maupun kerabat yang berkunjung ke Gedung Negara Grahadi saat pohonnya sedang berbuah.

Seperti beberapa waktu lalu, saat kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kala itu buah mentega sedang tumbuh dan disuguhkan.

“Saat Mbak Puan malam ini ke sini juga sedang tumbuh. Tadi saya kupasin juga untuk Mbak Puan,” ujar Khofifah.

Khofifah berharap kunjungan ketua DPR RI ini beserta rombongan ini dapat menambah penguatan bagi provinsi Jawa Timur untuk tetap semangat dan optimis membangun Jawa Timur makin berkemajuan dan makin hebat lagi. “Terima kasih atas support yang diberikan Ibu Puan Maharani,” tegas mantan Mensos ini.

Sementara itu Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sambutannya mengatakan bahwa kunjungan kerja ke Jawa Timur ini dilakukan ke beberapa daerah seperti Surabaya, Gresik, Lamongan, dan Sumenep. Kunjungan kerja ini bagian dari tugas pengawasan DPR terkait isu-isu nasional, terutama kelangkaan minyak goreng, kemudian harga kedelai dan situasi pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

Puan Maharani mengatakan jika ia sudah bertemu dengan pedagang pasar tradisional di Surabaya, kemudian pasar ikan di Lamongan serta meninjau pabrik minyak goreng di Gresik. “Alhamdulillah seperti yang disampaikan Ibu Gubernur, karena seringnya dilakukan operasi pasar sampai hari ini situasi kelangkaan minyak yang sekarang ini sedang merebak tidak menjadi kendala di Jawa Timur,” katanya.

Selain itu, Puan juga meminta kepada seluruh kepala daerah di Jawa Timur untuk gotong royong dan berpartisipasi mengatasi masalah kelangkaan minyak goreng yang bukan hanya terjadi di Jawa Timur tetapi juga berbagai wilayah di Indonesia.

“Makanya kita turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi dan mencarikan solusinya kepada pemerintah kemudian untuk kita sama-sama gotong royong supaya masalah ini tidak berkepanjangan. Mengingat, dalam waktu dekat kita akan memasuki bulan Ramadhan sehingga kita jangan sampai ketika sibuk beribadah masyarakat kita masih merasakan beban kebutuhan sehari-hari mereka, seperti minyak goreng dan tempe maupun mahalnya harga daging,” kata Puan.

Dia juga mengaku tidak menyangka kunjungan kerja ke Jawa Timur kali ini disambut begitu hangat. Bahkan Khofifah sampai menjemput ke Bandara Juanda dan diundang untuk makan malam di Gedung Negara Grahadi.

“Makanya saya selalu menganggap Surabaya itu seperti rumah saya, karena Bung Karno lahir dan besar di Surabaya serta dimakamkan di Jawa Timur. Dan setiap ketemu Ibu Khofifah baru kali pertama ini kita berdua bisa foto resmi berdua. Padahal kita sama-sama pernah duduk dalam satu kabinet saat saya menjadi Menko dan Bu Khofifah menjadi Mensos tapi tak pernah ketemu berdua. Ngak tahu kenapa, kayaknya ewuh pakewuh,” ungkap Puan.

Turut hadir mendampingi gubernur, para pejabat Forkopimda seperti Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan sejumlah kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim.

Sedangkan rombongan pendamping Puan Maharani yang hadir antara lain anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno, Ahmad Basarah, dan Indah Kurnia. Tampak pula Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta mantan Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *