Ini Faktor Penyebab Marcelo Terganjal Main di MLS

waktu baca 2 menit
Marcelo Vieira saat pergi dari Real Madrid. (Foto: AFP)

MADRID-KEMPALAN: Dari sisi nama besar dan prestasinya untuk Real Madrid, Marcelo ada di atas Gareth Bale. Marcelo jadi pemain yang terbanyak menyumbangkan gelar bagi Real, yaitu sebanyak 25 trofi juara.

Termasuk keberhasilan Marcelo mengantarkan Los Merengues (julukan Real) memenangi trofi juara di Liga Champions sebanyak lima kali. Akan tetapi, modal itu saja tidak akan cukup bagi bek kiri Real tersebut jika ingin pergi ke liga AS alias MLS.

BACA JUGA: Ternyata, Marcelo Dapat Kenang-Kenangan dari Real Madrid, Lho

Faktanya, peruntungan Marcelo berbeda dengan Bale. Apabila Bale sudah laku dengan merapat ke Los Angeles FC (LAFC), maka Marcelo malah ditolak klub-klub MLS. Padahal, dia berharap bisa merumput di MLS setelah karirnya di Real berakhir.

Seperti yang dilaporkan Diario AS, Marcelo sudah ditawarkan ke tujuh klub MLS. Termasuk di antaranya LAFC dan Los Angeles Galaxy. Akan tetapi, tidak satu pun dari ketujuh klub MLS itu yang menerima Marcelo.

Laporan media-media di AS menyebutkan, faktor usia yang jadi alasan di balik ditolaknya bek berkebangsaan Brasil tersebut. Walaupun umur Marcelo lebih muda dari Zlatan Ibrahimovic dan Frank Lampard yang berusia 37 tahun saat hijrah ke MLS (Marcelo 34 tahun), tapi namanya tidak masuk dalam hitungan.

BACA JUGA: Akhiri Karir Bersama Real Madrid, Ini Hadiah dari Ancelotti untuk Marcelo

Dilansir laman resmi MLS, klub-klub di liga sepak bola AS saat ini berlomba-lomba membentuk tim dengan rata-rata usia lebih muda. Di balik pencapaian New York Red Bulls menjadi runner up Eastern Conference misalnya.

Klub tersebut mempunyai rata-rata skuad termuda dengan rata-rata 22,79 tahun. Dengan rerata usia termuda itu, New York Red Bulls mampu mencatatkan 1,8 poin per pertandingan.

FC Dallas yang juga masuk lima besar termuda pun bisa mengoleksi 1,9 poin per laga. Dallas menempati posisi keempat klasemen Western Conference.

Demikian pula rata-rata poin CF Montreal yang bisa mencapai 1,7 poin per laga didapat dengan pemain berusia rata-rata 24,26 tahun. Sedangkan Montreal menempati posisi kelima di Eastern Conference.

Sebab itulah, ketika namanya tidak diminati klub-klub MLS, Marcelo pun disebut memilih tetap tinggal di Madrid walaupun bukan memperkuat El Real. Tawaran dari klub Madrid lainnya, Getafe CF sudah datang padanya. Selain Getafe, Real Valladolid juga menawarinya. (Besoccer, Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *