BONDOWOSO-KEMPALAN: Pertandingan tinju yang rencananya akan mulai digelar hari ini, Minggu (26/6) sore, di Alun-Alun Kabupaten Bondowoso, akhirnya ditunda. Penundaan dilakukan karena hujan sehingga pertandingan ditunda Senin (27/6) pagi, jam 08.00 WIB
“Hujan menyebabkan ring pertandingan tidak memungkinkan dipakai karena kondisinya basah,” Moch. Taufan Kasianto, Sekretaris Umum Pertina Kota Surabaya saat ditemui di venue pertandingan, Minggu (26/6) sore.
Kota Surabaya sendiri mestinya turun di dua kelas, yakni kelas 48 kg elite man dan kelas 71 kg elite man dari 20 partai yang dijadwalkan bertanding. Dua atlet tinju Kota Surabaya tersebut adalah Muhammad Rosi Fathurrohman di kelas 48 kg elite man dan Muhammad Vicky Efendy di kelas 71 kg elite man.
“Kota Surabaya mencanangkan target meraih satu medali emas dan satu perunggu,” lanjut Taufan yang juga pelatih kepala cabor tinju Kota Surabaya didampingi pelatih lainnya, yakni Andri Purwito, dan Achmad Fatoni, Tri Hadi Kurniawan.
Menurut Taufan, tim tinju Kota Surabaya optimistis mampu meraih target tersebut dan akan berjuang semaksimal mungkin. Target itu sendiri diharapkan dapat diraih dari kelas 46 kg youth man atas nama Marcel Dwi Rahmad dan elite youth woman kelas 54 kg atas nama Vlaura Purboyo.
Selain itu, lanjut Taufan, dari 10 atlet yang dibawa ke Bondowoso, pihaknya juga berharap medali dari kelas 63,5 kg youth man atas nama Jibran Jalu Javiero dan kelas 60 kg youth man atas nama Rizky Eka Pradana Saputra.
Adapun 10 atlet tersebut masinf-masing akan turun di kategori 6 atlet youth man, 3 atlet elite man, dan 1 atlet youth elite women.
Pada Porprov VI Jatim 2019, Kota Surabaya meraih 1 medali perak dari 7 kelas yang dipertandingkan dan satu kategori. Satu-satunya medali perak tersebut diraih dari kelas 54 kg elite man atas nama Shahrul Gunawan.
“Kalau Porprov VII Jatim 2022 ini ada 22 kelas yang dipertandingan dan ada tiga kategori,” ungkap Taufan yang diamini tiga pelatih lainnya.
Soal pesaing Kota Surabaya, Taufan menyebut Kabupaten Ngawi, Kota Batu, Malang Kota, Kabupaten Malang, dan Kota Blitar. “Tapi kita tidak pandang enteng daerah lain, karena semua yang tampil di Porprov VII Jatim 2022 ini tentunya sudah mempersiapkan diri. Dan Surabaya sudah siap meraih yang terbaik,” pungkasnya.
Pertandingan cabor tinju Porprov VII Jatim 2022 ini diikuti 20 kabupaten dan kota dari 23 anggota Pertina Jawa Timur. Tiga daerah yang absen adalah Kabupaten Kediri, Kabupaten Pasuruan, dan Kota Pribolinggo. Pertandingan berlangsung di Alun-Alun Bondowoso, 26 Juni hingga 2 Juli 2022. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi