Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 16:00 WIB
Surabaya
--°C

Kesialan Aleix Espargaro di Catalunya Berlanjut di Sachsenring

HOHENSTEIN-ERNSTTHAL-KEMPALAN: Mungkin karena Aleix Espargaro lahir di bulan Juli sehingga dirinya tidak hoki sepanjang di bulan Juni. Begitupual yang terjadi di dalam dua balapan MotoGP sepanjang bulan Juni dari Aleix.

Dalam dua seri balapan beruntun, Aleix gagal jadi yang tercepat sekalipun sejatinya dia memiliki peluang itu. Seperti yang terjadi saat kakak kandung pebalap Repsol Honda Team Pol Espargaro tersebut harus kehilangan posisi terdepan saat sesi balapan Minggu (5/6) di Circuit de Barcelona-Catalunya, Montmello.

Seperti yang diketahui, kegagalan Aleix di dalam lap-lap terakhir di Catalunya karena kesalahan dirinya dalam menafsirkan angka indikator sisa lap. Dari Aleix yang semula berada di posisi terdepan, harus finis di posisi yang kelima.

BACA JUGA: Konyol, Ini Sebab Aleix Espargaro Kehilangan Podium Gara-Gara Selebrasi Dini

Situasi yang nyaris sama itu pun kembali dia alami saat membalap di Liqui Moly Motorrad Grand Prix Deustchland di Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal. Pebalap yang membela Aprilia Racing itu juga gagal finis di posisi pole position.

Insiden crash yang dia alami saat sesi free practice (FP) 4 turut andil menentukan kegagalannya meraih pole position. ’’Aku melakukan kesalahan kecil pada pagi hari. Gara-gara insiden itu, aku kehilangan kepercayaan diri. Terutama di sektor terakhir,’’ sesal Aleix.

Aleix pun harus finis di posisi keempat dan mengawali sesi balapan Minggu dari second row di belakang Francesco “Pecco” Bagnaia (Ducati Lenovo Team), Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), Johann Zarco (Pramac Racing).

’’Aku melewatkan 0,1 detik untuk bisa memperebutkan pole position dengan Pecco,’’ sambung Aleix. Bagi Aleix, ini kali pertama dirinya tidak mengawali balapan Minggu dari front row sejak GP Amerika di Circuit of the America (COTA) di Austin, Texas.

BACA JUGA: Menangi GP Argentina, Aleix Espargaro Putus Penantian dalam Balapan ke-200

Dia pun tidak patah semangat untuk memburu podium lagi. ’’Setelah berhasil start di baris depan dalam enam balapan terakhir, Anda tentunya ingin tetap berada di sana (front row). Tetapi, start dari grid keempat aku rasa posisi yang bagus juga,’’ sambung pebalap yang akan menginjak usia ke-33 tahun pada 30 Juli mendatang itu. (Motorsport, Crash, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.