Startup Alami Badai PHK, Shopee Juga akan PHK Karyawannya!

waktu baca 2 menit
Kantor Shopee

JAKARTA-KEMPALAN: Badai PHK menghampiri sejumlah Startup di Indonesia, salah satunya adalah Shopee. Di berbagai wilayah operasionalnya, termasuk Indonesia, Shopee dikabarkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam skala besar.

PHK dalam skala besar yang akan dilakukan Shopee ini akan berdampak pada karyawan Shopee yang berada di pasar Asia Tenggara, seperti Indonesia, Vietnam, dan Thailand.

Lini usaha Shopee yang dikabarkan akan melalakukan PHK karyawannya adalah ShopeeFood dan ShopeePay.

Terkait melakukan PHK karyawannya, pihak Shopee telah memberitahukan hal tersebut ke karyawan yang terdampak PHK melalui email.

Namun, pihak manajemen Shopee tidak memberi tahu alasan PHK kepada karyawannya. Apalagi PHK ini terjadi ketika startup lain juga melakukan PHK kepada karyawannya.

Startup yang telah melakukan PHK terhadap karyawannya, seperti LinkAja, Pahamify, Lummo, Zenius, dan JD.ID, demi memangkas operasi startupnya mereka telah memberhentikan ratusan karyawannya.

Selain itu, Shopee cabang India juga pernah melakukan penutupan operasinya dan menyebabkan 300 karyawan yang ada di negara tersebut di-PHK.

Shopee memutuskan untuk memberhentikan operasinya di India pada bulan Maret kemarin karena pemerintah India melarang game Free Fire di mana game tersebut dikembangkan oleh Sea Group selaku induk Shopee.

Berdasarkan pernyataan Deal Street Asia dan Tech in Asia yang diambil dari beberapa sumber, perusahaan e-commerce milik Sea Group tersebut melakukan PHK untuk merasionalisasi bisnis e-commerce-nya.

Karyawan yang akan di-PHK oleh Shopee masih belum bisa dipastikan jumlahnya. Melansir dari CNBC Indonesia, pihak mereka sudah meminta informasi terkait jumlah karyawan yang akan di-PHK ke pihak Shopee dan Sea Group, tetapi belum ada konfirmasi dan tanggapan lebih lanjut.

Selain ingin melakukan PHK karyawan secara besar-besaran, Shopee sebagai perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara dan perusahaan e-commerce yang beroperasi secara global ini sebelumnya juga telah membatalkan rencana untuk ekspansi ke India dan Prancis.

Tanggapan Shopee dalam Bloomberg mengenai rencana ekspansinya tersebut, menyatakan bahwa Shopee akan berpikiran secara terbuka dan disiplin dalam berkaitan untuk mengeksplorai potensi pasar baru.

Pihak Shopee telah mengevaluasi rencana untuk ekspansi ke pasar Eropa, seperti Polandia dan Spanyol. Sejauh ini, pasar bisnis terbesar Shopee berada di Asia Tenggara. (CNN/CNBC/Detik, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *