JAKARTA-KEMPALAN: Pelatih Madura United, Fabio Lefundes menjelaskan penyebab kekalahan anak asuhnya yang dibantai Bhayangkara FC empat gol tanpa balas.
Madura United mengalami kekalahan telak 4-0 saat bertamu ke kandang di Stadion Wibawa Mukti pada hari Senin (20/2) sore WIB.
Empat gol Bhayangkara FC dicetak oleh Dendy Sulistyawan (29′), Alex (51′), Matias Mier (77′) dan satu lagi dari gol bunuh Otavio Dutra (46′).
Kekalahan ini makin memperpanjang tren buruk Madura United di putaran kedua Liga 1 musim 2022-2023. Laskar Sape Kerrab hanya mampu meraih satu kemenangan pada delapan laga terakhirnya di Liga.
Seusai pertandingan, Pelatih kepala Madura United, Fabio Lefundes menjelaskan penyebab kekalahan anak asuhnya. Pelatih asal Brazil menyebut bahwa Madura United kalah secara permainan dari Bhayangkara FC sehingga kekalahan itu tak terhindarkan.
Selain itu, Pelatih berusia 50 tahun itu juga mengakui bahwa para pemain sering melakukan kesalahan di area pertahanan sendiri sehingga mudah kebobolan gol.
Fabio juga menjelaskan bahwa dirinya sudah berupaya keras untuk membawa timnya mengejar atau menyamakan kedudukan. Namun, pergantian pemain dan perubahan taktik yang diterapkannya ternyata tidak memberikan hasil.
“Kita lihat pertandingan dengan baik. Dan kita lihat di 4 pertandingan kita bisa kasih hal yang sama. Kita bermain baik, tetapi kita kemasukan dari kesalahan kita sendiri.” kata Fabio pada konferensi pers seusai laga.
“Kalau melihat rekaman ulang, kita sudah memasukkan beberapa pemain di babak kedua. Kita kemasukan lagi setelah bermain 30 detik di babak kedua, dan kepercayaan diri menurun.” tambahnya.
“Kita coba bikin beberapa hal untuk pergantian (taktik) dalam permainan kita, tetapi tidak sukses. Mereka lebih baik dari kita dalam pertandingan ini.” tutup pelatih kepala Madura United itu.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi