Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 00:14 WIB
Surabaya
--°C

Tangis Mama

Tapi ia seorang dokter. Bisa mengendalikan emosi. Lihatlah di video itu. Ketika empat juri berdiri untuknya. Bambang memang terlihat senang. Tapi lihatlah sendiri gaya kegembiraannya. Cool. Humble.

Kini Bambang berumur 30 tahun. Masih bujang. Hanya sibuk sekolah dan sekolah. Dan menyanyi.

Di bidang kedokteran ia menyukai bidang klinis sekaligus riset. Banyak dokter yang hanya fokus di klinis. Sedikit dokter yang menekuni riset. Bambang suka dua-duanya.

BACA JUGA: Aplikasi Migor

Bahkan tiga.

Ia tidak hanya ingin jadi dokter. Ia juga ingin jadi penyanyi. Beneran. Profesional. “Kalau saya diundang nyanyi untuk semisal konser atau bikin album, mungkin saya akan setuju,” katanya. “Sepanjang tidak mengganggu keselamatan pasien,” tambahnya.

Tidak maukah 100 persen pindah profesi jadi penyanyi? Berhenti jadi dokter?

“Saya khawatir pasien saya pada kangen,” jawabnya diplomatis.

Sambil terus menyanyikan pasiennya di bangsal-bangsal kanker Bambang kini menunggu kapan masuk semifinal. Itu tidak mudah. Masih harus beberapa kali tampil. Juga harus menjalani wawancara dengan tema di balik layar.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.