ANKARA-KEMPALAN: PBB telah menyetujui adanya permintaan dari Turki untuk mengganti nama negaranya menjadi ‘Turkiye’.
Juru Bicara PBB yaitu Stephane Dujarric mengatakan bahwa permintaan dari Turki diterima pada Rabu (1/6) dari Menteri Luar Negeri Turki yaitu Mevlut Cavusoglu.
Dalam permintaannya, Turki meminta pergantian menjadi ‘Turkiye’ dalam semua urusan luar negeri.
“Bersama dengan Direktorat Komunikasi PBB, kami telah menyiapkan semuanya” ucap Menteri Luar Negeri yaitu Cavusoglu.
“Kami telah berhasil membuat PBB dan semua organisasi internasional untuk mengganti nama negara kami menjadi ‘Turkiye’” ucap tambahnya.
Sebelumnya pada bulan Desember 2021, Presiden Turki yaitu Erdogan telah mengeluarkan memorandum dan meminta semua warga negara untuk mengganti menjadi Turkiye dalam semua bahasa.
“Turkiye menjadi nama yang diterima oleh negara kami—baik nasional maupun internasional. Turkiye menjadi perwakilan nama paling baik bagi warga, budaya dan nilai Turki” ucap Erdogan pada saat itu.
Erdogan juga sudah meminta kepada semua perusahaan ekspor untuk menggunakan “Made in Turkiye” (Terj: Dibuat di Turkiye) serta memerintahkan semua agensi dalam negeri untuk mengganti datanya menjadi nama yang paling terbaru.
Oleh karena itu, mulai saat ini, mari kita menggunakan nama Turkiye!
(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi