Itulah yang membuat Trimedya berang dan kemudian menyebut Ganjar kemlinthi. Serangan ini menjadi yang kesekian kali dilakukan PDIP terhadap Ganjar. Sebelumnya, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul ditugasi untuk melakukan serangan terhadap Ganjar.
Bambang Pacul dianggap lebih pas untuk diperhadapkan dengan Ganjar. Sama-sama Jawa, dan Bambang Pacul punya posisi di partai sebagai ketua PDIP Jawa Tengah. Di kepemimpinan pusat Pacul menjadi ketua bidang pemenangan nasional. Dengan posisi itu Pacul menyerang Ganjar dengan menyebutnya keminter dan kebanteren, sok pintar dan terlalu kencang dalam berlari.
Ganjar dianggap lalai atau abai dalam menjalankan tugas sebagai gubernur dan lebih asyik bermain media sosial untuk pencitraan. Ganjar tidak bereaksi atas serangan ini. Alih-alih berhenti bermain medsos Ganjar malah makin gencar menyosialisasikan diri.
BACA JUGA: Tenggelam
Puan Maharani yang merasa tersaingi langsung oleh Ganjar juga mencoba melakukan serangan. Dalam sebuah kesempatan acara di Wonogiri Puan menyindir kepala daerah yang hanya bisa mejeng di media tetapi tidak bisa bekerja untuk rakyat. Wonogiri tidak mempunyai layanan air bersih selama bertahun-tahun, dan Puan turun tangan untuk membantu. Serangan Puan ini juga tidak direspons langsung oleh Ganjar.
Kali ini Ganjar bereaksi terhadap serangan oleh Trimedya. Rupanya Gajnar terusik juga ketika dianggap tidak menghargai Megawati Soekarnoputri. Ganjar terusik karena disinggung soal pembangunan waduk Wadas yang bermasalah. Ganjar tidak nyaman ketika rekor kemiskinan di Jawa Tengah diungkit-ungkit. Ganjar gerah karena dianggap tidak bekerja maksimal selama 8 tahun menjadi gubernur.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi