Minggu, 19 April 2026, pukul : 15:53 WIB
Surabaya
--°C

Tenggelam

KEMPALAN: JAKARTA bakal tenggelam 50 tahun lagi. Semarang dan kabupaten di sekitarnya diperkirakan bakal tenggelam lebih cepat lagi. Ramalan ini bukan pernujuman atau perdukunan yang memakai kartu tarot atau kemenyan, tapi nujum ilmiah berdasarkan data-data lingkungan.

Banjir rob menenggelamkan Semarang selama beberapa hari. Banjir kemudian menyebar ke darah-daerah sekitarnya dengan cepat. Bencana ini terjadi akibat kenaikan permukaan air laut yang tidak terkendali disebabkan perubahan iklim yang tidak terduga.

Cara manusia mengelola lingkungan secara tidak bertanggung jawab menjadi salah satu penyebab kerusakan dan bencana. Sebuah data menyebutkan bahwa penurunan tanah di Jakarta mencapai 10 sentimeter per tahun, sementara itu lebih dari 20 persen wilayah Jakarta sudah berada di bawah laut, sehingga memang rentan untuk tenggelam.

Tetapi beberapa waktu belakangan ada perbaikan dengan adanya perlambatan laju penurunan tanah. Kebijakan yang memedulikan kelestarian dan kesimbangan lingkungan terbukti bisa mengurangi ancaman.

BACA JUGA: Pengkhianat

Kabar kurang menyenangkan datang dari Semarang dan wilayah pesisir sekitar Demak dan Pekalongan. Saat ini laju penurunan tanah di wilayah-wilayah ini lebih tinggi dari Jakarta. Area-area yang berada di bawah laut juga lebih luas dari Jakarta. Di wilayah itu laju penurunan muka tanah mencapai 10 hingga 20 sentimeter pertahun. Dalam 10 tahun ke depan jika tidak ada upaya manajemen risiko yang baik, maka prediksi tenggelamnya wilayah-wilayah itu tidak mustahil akan terjadi.

Manusia menjadi pemegang kendali atas lingkungannnya. Cara pembangunan yang ceroboh akan menjadikan bumi menjadi tempat yang tidak layak ditinggali. ‘’The Inhabitable Earth’’, Bumi yang Tidak Layak Ditempati, seperti yang ditulis oleh wartawan senior Amerika Serikat, David Wallace Wells.

Wells menyebutkan bahwa segala hal yang terjadi saat ini merupakan tujuan maupun dampak dari tindakan manusia untuk mengolah bumi demi kepentingannya. Itulah yang disebut sebagai ‘’Antroposen’’ yang menjelaskan manusia sebagai penguasa dan pengendali segala hal di muka bumi beserta segala yang berada di dalamnya.

Ancaman paling utama adalah pemasanan global. Kenaikan suhu dunia satu derajat akan membawa perubahan alam yang meluas, mulai dari banjir sampai kebakaran hutan dan penyakit menular. Kenaikan suhu bumi 5 derajat akan membuat bumi menjadi tempat yang tidak bisa ditinggali lagi.

Permukaan air akan naik dari tahun ke tahun karena pemanasan global. Kota-kota yang berada di tepi pantai akan terancam tenggelam, berakibat banyaknya pengungsi ke daerah yang lebih tinggi dan aman, menyebabkan urbanisasi akan merambah ke hutan dan area pelindung.

Jumlah manusia yang terus bertambah menyebabkan kita mulai berlomba-lomba mengambil cadangan air dalam tanah atau akuifer. Akuifer tidak dapat cepat pulih dan memerlukan jutaan tahun untuk terbentuk. Tinggal tunggu waktu akuifer bakal habis tidak tersisa.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.