Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 20:25 WIB
Surabaya
--°C

Jakarta Tetap Tujuan Utama Para Pencari Kerja Pascalebaran

JAKARTA–KEMPALAN: Fenomena urbanisasi atau datangnya orang-orang dari daerah ke Ibu Kota Jakarta usai Lebaran diperkirakan masih tetap terjadi, termasuk pada tahun 2022 ini.

Jumlah pendatang baru di DKI Jakarta usai Lebaran pada tahun ini diproyeksikan juga bakal naik seiring dengan pulihnya perekonomian dan terkendalinya kasus Covid-19.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta, Budi Awaluddin, memprediksi jumlah pendatang baru di ibu kota Jakarta mencapai 50 ribu orang pada arus balik Lebaran tahun ini.

Fenomena perpindahan penduduk dari banyak daerah ke Jakarta diprediksi masih akan terus terjadi, meski Presiden Jokowi telah memulai proses pindah ibu kota dari Jakarta ke IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Salah satu pendatang baru di Jakarta itu adalah Medi, pria 24 tahun asal Lampung. Ia mengatakan dirinya datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan atau jaringan, karena lapangan pekerjaan baru lebih banyak di Jakarta bila dibandingkan dengan di daerah.

“Teman saya pernah bercerita mengenai keberhasilan orang-orang desa di Jakarta dan bagaimana kehidupan di kota-kota besar,” kata teman seperantauannya, Joni.

Tradisi merantau ke Jakarta memang sudah berlangsung sejak lama. Jakarta masih menjadi magnet bagi banyak orang untuk mencari rezeki. Kota ini pun menjadi melting pot, tempat bertemunya banyak orang dari berbagai latar belakang kebudayaan.

Cerita sukses sebagian perantau dan kesempatan membangun jaringan sesama diaspora dari daerah asal yang sama menjadi cerita hidup dan menginspirasi munculnya perantau-perantau baru.

Meski mungkin nantinya Jakarta tak lagi menjadi Ibu Kota, akan tetapi Jakarta tetap menjadi mimpi orang-orang daerah untuk mendapat pekerjaan yang layak dan memiliki opportunity terbesar di tingkat nasional.

“Alasan saya datang ke Jakarta dan ingin tinggal di sini, karena kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar dan juga memiliki tingkat kehidupan yang lebih baik,” kata Jefri yang berasal dari Medan.

Tak Ada Operasi Yustisi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak era Gubernur Anies Baswedan telah meniadakan operasi yustisi dan merazia orang-orang yang datang ke Jakarta usai libur Lebaran. Anies menyatakan Jakarta adalah rumah bagi semua.

“Jadi kami tidak pernah ada pembatasan apalagi larangan orang datang ke Jakarta,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Meski begitu, Riza Patria meminta kepada para pendatang agar memiliki tujuan yang jelas berada di Jakarta, sudah memiliki pekerjaan dan tempat tinggal yang pasti.

“Kami tetap ingat pomeo ‘sekejam-kejamnya ibu tiri masih lebih kejam ibukota’ bahwa kami harus memiliki mentalitas tangguh, gigih, dan berhemat modal untuk tetap bertahan sampai sukses datang menghampiri,” kata perantau-perantau baru lainnya. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.