JAKARTA-KEMPALAN: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang juga menjadi Ketua Bidang Politik dan Keamanan Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani menjadi sorotan publik lagi berkenaan dengan sindirannya mengenai pemimpin yang ia sampaikan dalam sebuah acara di Wonogiri, Jawa Tengah.
Sindiran Puan itu disampaikan ketika memberikan sambutan pada acara kantor Dewan Perwakilan Cabang PDIP Wonogiri pada Selasa (26/4) yang mana ia berbicara mengenai pemimpin yang cinta Indonesia dan mau untuk bergotong royong.
“Saya minta itu adalah kembalilah ke jati diri akar Indonesia. Pilihlah orang yang betul-betul cinta Indonesia, dukung orang yang memang mau bergotong-royong untuk membangun bangsa ini bersama,” kata Puan di hadapan kader PDIP seperti yang dikutip Kempalan dari Detik.
Ketua DPR RI tersebut menguraikan alasannya mengajak kader partai berlambang banteng itu agar memilih pemimpin yang benar-benar mencintai Indonesia, karena menurut Puan, sekarang banyak masyarakat yang memilih pemimpin dengan asal-asalan bersumber dari media sosial.
“Kenapa saya ngomong ini? Kadang-kadang sekarang kita ini suka ‘yo weslah dia saja asal ganteng, dia saja yang dipilih asal bukan perempuan, yo wes dia saja walau nggak iso opo-opo tapi yang penting dia itu kalau di socmed, di TV itu nyenengin‘, tapi kemudian nggak bisa kerja, nggak deket rakyat,” tuturnya.
Ia mengingatkan supaya tak memilih para pemimpin yang hanya terlihat di media massa atau media sosial serta mengimbau kader PDIP untuk memilih pemimpin yang turun ‘ke bawah’ lalu menyerap dan merealisasikan aspirasi masyarakat, jangan asal pilih karena kelihatan di panggung.
Sementara itu, politisi PDIP Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa elektabilitas anak kandung Megawati Soekarnoputri itu meningkat akibat hasil kinerjanya yang sukses memimpin DPR RI yang berasal dari Lembaga Survei Independen dalam bursa calon presiden 2024 yang mana naik hingga mencapai 3,1 persen.
“Alhamdulillah. Yang menarik adalah Elektabilitas Mbak Puan meningkat bukan karena polesan bedak pencitraan semu, tetapi karena kinerja beliau sebagai Ketua DPR RI,” kata Masinton seperti yang dikutip Kempalan dari JPNN pada Jumat (29/4/2022).
Ia menyebutkan sejumlah pencapaian Puan Maharani, seperti menggelar Sidang Parlemen Dunia dan konsistensinya menegakkan Konstitusi dalam agenda demokrasi, yakni menolak perpanjangan periode masa jabatan presiden. (Detik/JPNN, Reza Hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi