Menu

Mode Gelap

Kempalanbis · 26 Apr 2022 05:17 WIB ·

Larangan Ekspor Minyak Goreng, Ganjar: Harus Kita Dukung Demi Kepentingan Nasional


					Ganjar usai membuka Sidang Raya XXIII Sinode Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ), di Wisma Elika Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (24/4/2022). Perbesar

Ganjar usai membuka Sidang Raya XXIII Sinode Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ), di Wisma Elika Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (24/4/2022).

SEMARANG-KEMPALAN: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memuji ketegasan Presiden Joko Widodo yang melarang ekspor minyak goreng. Gubernur berharap masalah ini bisa segera diperbaiki agar tidak terus berdampak pada persoalan lainnya.

“Ketika kita sudah menggunakan kebijakan het tidak jalan, menggunakan DMO tidak jalan, sudah dikawal dengan instrumen pemerintah juga masih tidak beres. Saya kira tindakan yang dilakukan Presiden sangat tegas,” kata Ganjar usai membuka Sidang Raya XXIII Sinode Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ), di Wisma Elika Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (24/4/2022).

Ganjar menilai, tindakan yang diambil Presiden tersebut benar dan bagus karena persoalan minyak goreng sudah berjalan empat bulan lebih. Pemangku kepentingan utama seperti Menteri Perdagangan dan Perindustrian, juga BUMN atau lewat Badan Pangan Nasional segera mengambil langkah. Misalnya dengan mengajak para pengusaha berkomunikasi.

“Karena sudah berjalan empat bulan lebih (tetap) tidak bisa, ya tindakan Presiden ini menurut saya benar. Seribu persen benar, dan harus kita dukung. Biar orang mengerti apa yang harus diperhatikan dalam kepentingan nasional,” jelas Ganjar.

Ganjar yakin para pengusaha memiliki semangat patriotisme. Mereka akan bersedia diajak duduk bersama membahas masalah ini dengan mengedepankan kepentingan nasional.

“Sekali lagi, kepentingan nasional. Kita musti dukung tindakan ini. Kan Presiden menyampaikan sampai waktu yang belum ditentukan. Artinya kalau semuanya cepat memperbaiki, situasi ini mungkin itu tidak perlu lama. Tapi kalau tidak diperbaiki, ya pasti kebijakan ini akan berdampak pada yang lain,” tegas Ganjar.

Tindakan melarang ekspor minyak goreng itu memiliki pengaruh bagus, khususnya di Jawa Tengah dan daerah lain se-Indonesia. Ganjar menduga setelah adanya kebijakan itu maka minyak goreng akan banyak masuk.

“Setelah ini dugaan saya pasti akan ada minyak goreng masuk lebih banyak lagi. Dan saya sudah cek ke lapangan, minyak goreng curah (saat ini) juga tidak gampang didapat. Mereka yang dapat BLT membelinya juga minyak goreng yang kemasan semuanya. Itu saya tanyakan semua kepada mereka. Kalau kita turun ke lapangan, pasti kita ngerti soal itu,” kata Ganjar.

Editor: Freddy Mutiara

 

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Geger UAS, Ujian Diplomatik Pertama Dubes Tommy

18 Mei 2022 - 07:11 WIB

Bertemu Sejumlah Pengusaha Arab, Ketua DPD RI: Indonesia ke Depan akan Menjadi Penjaga Harapan Hidup Dunia

18 Mei 2022 - 05:34 WIB

Gubernur Khofifah: Transformasi Digital Harus Tingkatkan Produktivitas Masyarakat

17 Mei 2022 - 14:42 WIB

Ganjar Komit Dukung Pertanian Organik dengan Bantuan Prioritas

17 Mei 2022 - 06:42 WIB

Tidak Hanya Omzet Naik, Tampil di Lapak Ganjar Bengok Craft Bisa Pameran di Jepang

16 Mei 2022 - 20:01 WIB

Kunjungan Wisman di Jatim Meningkat, Gubernur Khofifah Minta Bupati dan Wali Kota Maksimalkan Infrastruktur Penunjang Pariwisata

16 Mei 2022 - 14:06 WIB

Trending di Kempalanbis